Sumsel

Dokter Bella, Sosok Lembut dan Santun yang Dikenal Teladan, Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan di Tol Indraprabu

Haris Ma'ani | 16 Juli 2024, 14:46 WIB
Dokter Bella, Sosok Lembut dan Santun yang Dikenal Teladan, Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan di Tol Indraprabu

AKURAT.CO SUMSEL Bella Rizki Dinanti seorang dokter pendamping haji kloter 19 Muara Enim yang meninggal dunia akibat kecelakaan di KM 48 Tol Palembang-Prabumulih. Ternyata dikenal sebagai seorang yang lemah lembut.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim, Enny Zatila mengatakan bahwa Bella merupakan sosok yang lemah lembut dan juga dokter yang teladan.

"Orangnya lembut banget, dokter telandan, kinerjanya sangat baik, sehari-hari dia bekerja sebagai dokter di Rs Pratama Semende, dia bekerja dengan sangat baik, makanya dia diangkat jadi kasi pelayanan, orangnya santun sekali," katanya, Selasa (16/7/2024).

Dikatakan Eny, bahwa dirinya terakhir kali sebelum berangkat dia pamit dengan saya di kantor,anaknya lembut dan santun sekali.

"Sebelum dia berangkat ke tanah suci, terakhir kali saya ketemu dia saat dia datang ke kantor menemui saya, dia sempat pamit untuk bertugas sebagai TKHI kloter 19 yang akan berangkat," ungkapnya.

Baca Juga: Kembali dari Tugas Mulia, Dokter Pendamping Jamaah Haji Muara Enim Tewas dalam Kecelakaan di Tol Indralaya-Prabumulih

ia pun syok dapat kabar kalau Bella Kecelakaan di jalan Tol dan meninggal, kami sangat kehilangan satu orang dokter teladan di Muara Enim.

"Beliau orang yang baik dan kami sangat kehilangan sosoknya," ujarnya.

Kronologi Kecelakaan

Bella merupakan dokter pendamping haji Kloter 19 dari Muara Enim, setelah mobil yang ia kendarai Innova BG 1121 DT diduga menghantam truk tronton di KM 48 Tol Palembang-Prabumulih.

Kecelakaan ini melibatkan truk tronton dengan plat nomor kendaraan BG 8978 S, kendaraan Kijang Innova plat nomor kendaraan BG 1121 DT, dan kendaraan Kijang Innova BG 20 PZ.

Berdasarkan informasi, ketiga kendaraan tersebut melaju dari gerbang tol Palembang menuju gerbang tol Prabumulih.

Sesampainya di lokasi kejadian, diduga pengemudi kendaraan Kijang Innova BG 1121 DY lalai atau tidak fokus dan terkejut melihat kendaraan truk tronton di depannya.

Pengemudi pun membanting setir dan menabrak median tengah, lalu hilang kendali dan masuk ke bawah truk di depannya.

Tidak lama kemudian, kendaraan Innova BG 20 PZ datang dari arah belakang dan menabrak kendaraan Innova BG 1121 DT yang sudah tidak terkendali.

Dalam kecelakaan ini terdapat 4 korban, dengan kondisi 3 luka ringan dan 1 korban meninggal dunia, yang sudah dilakukan perawatan medis ke RS Pertamina Prabumulih. (Ika/Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Haris Ma'ani
H
Editor
Hermanto