Pasokan Pangan Lokal Baru 60%, Sumsel Dorong Kemandirian dan Transformasi Pasar Induk Jakabaring

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tengah memacu kemandirian pangan daerah setelah terungkap bahwa pasokan komoditas yang masuk ke Pasar Induk Jakabaring Palembang baru 60 persen berasal dari lokal.
Sisanya, sekitar 40 persen masih didatangkan dari luar provinsi, termasuk beberapa komoditas penting seperti bawang merah yang kontribusinya hanya 3 persen.
Gubernur Sumsel, Herman Deru, menilai kondisi tersebut belum mencerminkan potensi besar Sumsel sebagai daerah agraris.
Menurutnya, sejumlah kabupaten di Sumsel memiliki kemampuan untuk memproduksi berbagai komoditas hortikultura, namun belum dikelola secara optimal dan terintegrasi dengan sistem distribusi modern.
“Pasokan lokal baru 60 persen, itu pun hanya 10 komoditas utama yang berasal dari petani kita. Selebihnya masih mengandalkan daerah lain. Ini menunjukkan ada persoalan mendasar dalam sistem produksi dan distribusi,” ujar Deru, Jumat (28/11/2025)
Baca Juga: Pemprov Sumsel Beri Ultimatum, Pembangunan Jembatan Muara Lawai Harus Mulai Januari 2026
Tanpa integrasi yang kuat antara daerah penghasil dan pasar induk, harga komoditas disebut rawan melonjak dan sulit dikendalikan.
Karena itu, Deru menekankan bahwa penguatan distribusi tidak hanya soal pasokan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga kestabilan harga dan daya beli masyarakat.
Untuk menutup defisit pasokan, Pemprov Sumsel menggandeng PT Pasar Komoditi Nasional Indonesia (Paskomnas) dalam pengembangan sistem distribusi pangan modern.
Kerja sama ini mencakup pendampingan pola tanam berbasis data, manajemen pasca panen, hingga akses pasar bagi petani lokal.
“Mereka siap memberikan pembinaan, mengatur pola tanam, dan memastikan produksi kita mampu bersaing dengan komoditas dari luar daerah,” kata Deru.
Dalam waktu dekat, pemetaan sentra produksi di daerah akan dilakukan, termasuk penataan mekanisme bongkar muat di pasar induk untuk memastikan distribusi berjalan efisien.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cek Harga Emas Perhiasan Palembang Senin 2 November 2026, Naik atau Turun?
- 2BSU Kemnaker Cair November 2026, Cek Syarat Penerima dan Besaran Bantuan
- 3Kapan BSU Kemnaker 2026 Cair? Cek Jadwal dan Besaran Bantuannya di Sini
- 4Rekrutmen TNI AD 2027 Dibuka, Ini Jadwal Bintara dan Tamtama serta Cara Daftarnya
- 5Daftar Hari Besar Nasional November 2026, Cek Tanggal Merah dan Hari Liburnya
- 6Harga Emas Perhiasan Palembang Stabil Hari Ini, Termahal Rp13,7 Juta per Suku
- 7Ramalan Zodiak Sagitarius Hari Ini, Selasa 3 November 2026: Ada Peluang Baru, Jangan Terburu-buru Mengambil Keputusan
- 85 Ramalan Zodiak Senin 2 November 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









