Sumsel

Minta Hujan, Pemprov Sumsel Lakukan Salat Istisqa Agar Api Karhutla Padam

Muhammad Husni Mushonifi | 13 Oktober 2023, 12:30 WIB
Minta Hujan, Pemprov Sumsel Lakukan Salat Istisqa Agar Api Karhutla Padam

AKURAT.CO SUMSEL Ratusan Apartur Sipil Negara (ASN) kalangan Pemerintah Provinvsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan salat istisqa atau salat minta hujan di halaman kantor gubernur, Jumat (13/10/2023).

Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel, Agus Fatoni mengatakan bahwa
hari ini seluruh masyarakat yang ada di Sumsel baik di pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, forkompinda, kecamatan, desa, pondok pesantren, masjid serta kelompok-kelompok pengajian mengadakan salat istisqa.

"Digelarnya salat ini agar bisa segera diturunkan hujan, sehingga permasalahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Sumsel ini bisa teratasi," katanya, saat diwawancarai setelah salat istisqa, Jumat (13/20/2023).

Lanjutnya, mudah-mudahan hujan yang diturunkan itu bisa memandikan api dan kemudian menyelesaikan permasalahan karhutla ini dan terus berdoa meminta ampun kepada Allah sehingga hujan dapat turun.

"Saya berharap kepada seluruh masyarakat yang ada di Sumsel untuk terus berdoa minta ampun dan juga sekaligus meminta agar diturunkan hujan agar api segera padam," ujarnya.

Baca Juga: Akibat Karhutla Kualitas Udara di Palembang Bahaya, Luasan Lahan terbakar Sampai Puluhan Ribu Hektar

Upaya yang dilakukan adalah memaksimalkan Teknik Modifikasi Cuaca (TMC) dan penambahan personel dari TNI, Kodam yang didtangkan dari Lampung ada 350 personel, kemudaian ada tambahan helikopeter dari BNPB.

"Kita juga sudah bersama-sama dengan perusahaan untuk mengatasi ini, kemudian upaya-upaya baik itu operasi melalui darat maupun udara terus kita lakukan," ucapnya,

Lanjutnya lagi, untuk kendala pemadaman api karhutla selain cuaca adalah ketersediaan air dan lokasi yang susah terjangkau.

"Kita terus berupaya lakukan pemadaman api, untuk priortias pemadaman api kita bergerak secara serentak memang di Ogan Komering Ilir (OKI) yang besar tapi kita juga fokus di kabupaten lain yang ada titik api," ucap Agus Fatoni

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.