Ini Kata Pj Gubernur Sumsel Soal Kasus Pelecehan Seksual oleh Dokter MY di RS Bunda Medika Palembang

AKURAT.CO SUMSEL Kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum dokter berinisial MY RS Bunda Medika Palembang kepada terhadap korban yang berinisial TAF (22) saat ini tengah hangat menjadi perbincangan masyarakat.
Menyikapi hal tersebut, Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel, Agus Fatoni mengatakan bahwa Dinas Kesehatan akan melakukan pengecekan dirumah sakit tersebut.
“Iya nanti Dinkes bisa cek disana apa yang terjadi di sana, kalau persisnya saya belum mendengar kabar tersebut ini perlu kita cek dulu,” ujarnya, Rabu (28/2/2024).
Sebagai informasi, sebelumnya aksi tindak kekerasan seksual kembali terjadi, kali ini dialami seorang isteri pasien berinisial TAF (22), warga Lorong Karang Anyar, Kecamatan Plaju, Palembang.
Korban diduga dilecehkan dan diperlakukan tak senonoh oleh oknum dokter Spesialis Ortopedi, berinisial MY.
Tak terima atas kejadian tersebut, korban TAF, ditemani Kuasa Hukumnya Febriansyah, SH, melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumatera Selatan (Sumsel) kemarin.
Insiden kekerasan seksual ini terjadi di salah satu rumah sakit yang beralamat di Jalan Gubernur HA Bastari, Kecamatan Jakabaring Palembang pada Rabu (20/12/2023), sekitar pukul 22.30 WIB.
Saat itu, perawat RS belum menyuruh pulang karena masih menunggu petunjuk lanjutan dari dokter terlebih dahulu.
"Tiba-tiba sekitar pukul 22.30 WIB dokternya ini datang dan dia meminta kepada klien sayanya sebelum pulang harus melakukan observasi serta pindah dari kamar rawat inap kelas 2 ke kamar VIV," kata Kuasa Hukum Febriansyah, Senin (26/2/2024).
Sementara itu, Ketua Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) Wilayah cabang Palembang, Dr Anang Tribowo SpM, mengklarifikasi dugaan pelecehan seksual yang dilakukan dokter berinisial MY di RS Bunda Medika Palembang.
"Saya sudah memanggil oknum dokter MY hari ini sekitar pukul 09.00 hingga 10.45 WIB. Dimana yang bersangkutan sudah mengklarifikasi dan memberi keterangan terkait dugaan tersebut," kata Dr Anang Tribowo SpM kepada wartawan.
Dia mengatakan, tuduhan kasus pelecehan seksual terhadap istri pasien yang dilakukan dokter berinisial MY itu tidak benar.
"Ini tidak benar, kasus pelecehan yang diduga dan dilakukan oleh oknum dokter berinisial MY," ujar Dr Anang Tribowo SpM. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









