Sumsel

Presiden Jokowi Berikan Bantuan Pangan Non Tunai Ke Keluarga Penerima Manfaat

Muhammad Husni Mushonifi | 26 Oktober 2023, 20:05 WIB
Presiden Jokowi Berikan Bantuan Pangan Non Tunai Ke Keluarga Penerima Manfaat

AKURAT.CO SUMSEL Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam kunjungannya di Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan Penyerahan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) berupa beras kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di Gudang Bulog Sukamaju, Palembang,Sumatera Selatan (Sumsel) Kamis (26/10/2023).

Presiden Jokowi mengatakan program bantuan pangan berupa beras yang digelar selama September, Oktober dan November akan diperpanjang satu bulan lagi.

"Saat ini program bantuan pangan CBP (cadangan beras pemerintah) hanya tiga kali diberikan, pada September, Oktober dan November. Nanti akan kita tambahkan satu lagi pada Desember," ujar Jokowi.

Selain bantuan pangan, Presiden juga menyebut penyaluran BPNT berupa uang tunai juga akan digulirkan kepada KPM. Pemberian bantuan kepada masyarakat ini sebagai upaya pemerintah untuk menekan laju inflasi.

"Nanti pada Desember rekening ibu-ibu dilihat, karena akan kita transfer lagi dua kali, masing-masing Rp200 ribu dan Rp200 ribu jadi Rp400 ribu," ungkapnya.

Jokowi menambahkan, pada tahun depan atau 2024 mendatang, pemerintah masih tetap berupaya menggelar program-program bantuan untuk membantu para KPM. Diharapkan, pada awal tahun para KPM sudah bisa mendapatkan lagi bantuan serupa.

"Ditunggu saja bantuan-bantuan berikutnya, Januari, Februari atau Maret akan dikirimkan kembali, 10 Kilogram perbulan. Tapi, tergantung anggaran apakah mencukupi, longgar atau tidak," ungkap Jokowi.

Pimpinan Wilayah Bulog Sumsel dan Babel, Mohammad Alexander menambahkan, bantuan yang disalurkan Bulog pada setiap bulannya mencapai 5.820 ton untuk alokasi 582 ribu KPM.

"Untuk tahap I Maret, April dan Mei sudah selesai 100 persen. Sedangkan tahap II September, Oktober juga sudah 100 persen, tinggal menyelesaikan penyaluran November yang diawali pada hari ini oleh Presiden," ujarnya.

Menurutnya, untuk pelaksanaan bantuan pada Desember mendatang, sesuai arahan Presiden Jokowi, pihaknya masih akan menunggu instruksi pemerintah.

"Pada intinya kami siap untuk menyalurkan beras, meskipun pada Desember nanti akan ada bantuan serupa," ungkapnya.

Ia menambahkan, stok beras di Sumsel dalam kondisi cukup dan aman hingga 4 - 5 bulan ke depan. Saat ini stok untuk wilayah Sumsel dan Babel mencapai 23.200 ton.

"Stok di Sumsel sangat cukup dan aman hingga 4 - 5 bulan ke depan. Ditambah lagi panen pada tahun depan yang akan kita serap, plus tambahan impor akan menjadi CBP. Bisa dipakai untuk SPHP, apabila terjadi bencana dan lain sebagainya," tukasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.