Sumsel

Ini Penyebab yang Membuat Ekonomi Sumsel Meningkat 5,08 Persen

Muhammad Husni Mushonifi | 6 November 2023, 20:00 WIB
Ini Penyebab yang Membuat Ekonomi Sumsel Meningkat 5,08 Persen

AKURAT.CO SUMSEL Ekonomi Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) meningkat 5,08 persen secara tahunan (yoy) pada kuartal III/2023. Ini berdasarkan capaian PDB kuartal III/2023 yang lebih rendah sebesar 5,24 persen dari kuartal II/2023.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel, Moh Wahyu Yulianto mengatakan PDB triwulan III/2023 atas dasar harga berlaku mencapai
Rp 163,13 triliun, sedangkan berdasarkan harga konstan Rp 92,75 triliun.

"Secara yoy dan qtq, ekonomi Sumsel mengalami pertumbuhan yang positif 5,08 persen dan 2,39 persen," ujarnya dalam keterangan rilis, Senin (6/11/2023).

Ekonomi Provinsi Sumatra Selatan tumbuh lebih baik jika dibandingkan dengan kondisi nasional. Pertumbuhan ekonomi nasional adalah 4,94 persen secara yoy, lebih rendah dari dibanding triwulan sebelumnya yang mengalami pertumbuhan 5,17 persen.

"Dari sisi lapangan usaha pertumbuhan ekonomi Sumsel disokong oleh 17 lapangan usaha dimana 13 lapangan usaha mengalami pertumbuhan positif dan 4 lainnya mengalami kontraksi," ungkapnya.

Baca Juga: Ini Kelompok Penyumbang Inflasi Terbesar di Sumsel Berdasarkan Data BPS, Kok Bisa Air?

Ketiga lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan terbesar adalah akomodasi makan dan minuman, yang mengalami pertumbuhan sebesar 12,93% dengan distribusi 1,86 persen. Sektor pertambangan, yang mengalami pertumbuhan 10,23 persen dengan share 27,93 persen.

"Posisi ketiga tertinggi dari sektor transportasi tumbuh 5,88 persen dengan share 2,40 persen," jelasnya.

Sementara keempat sektor kategori yang mengalami kontraksi yakni administrasi pemerintah yang terkontraksi -1,12 persen, jasa pendidikan -1,07 persen, jasa lainnya sebesar -0,09 persen dan jasa kesehatan -0,31 persen.

Pada triwulan III/2023 secara yoy sektor pertambangan menjadi sumber pertumbuhan tertinggi Sumsel sebesar 2,33 persen, diikuti sektor lainnya 0,99 persen dan industri pengolahan 0,74 persen.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.