Sumsel

Sudah Berstatus Tanggap Darurat, Ini Dampak Musibah Banjir di Muratara Sumsel

Muhammad Husni Mushonifi | 17 Januari 2024, 21:00 WIB
Sudah Berstatus Tanggap Darurat, Ini Dampak Musibah Banjir di Muratara Sumsel

AKURAT.CO SUMSEL Bencana banjir di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menyebabkan dampak dan kerugian yang sangat besar. Bahkan saat ini Kabupaten Muratara sudah berstatus tanggap darurat.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, menjelaskan jumlah masyarakat yang terdampak sebanyak 19.890 KK atau sebanyak 79.560 jiwa.

"Menurut laporan BPBD Muratara, jumlah rumah yang terdampak dalam sepekan ini mencapai 19.890 unit rumah, dengan 2 rumah hanyut, 8 rusak berat, 229 rusak ringan, dan 19.651 terendam," katanya, Rabu (17/1/2024).

Baca Juga: Cerita Satu Keluarga di Musi Rawas Sumsel Memilih Bertahan di Loteng Rumah Selama Banjir Bandang

Bahkan, banjir ini juga berdampak pada beberapa fasilitas kesehatan.

Setidaknya ada sebanyak 53 unit faskes, dengan 15 Puskesmas Pembantu (Pustu) yang terendam.

Ditambah, sebanyak 36 Pondok Bersalin Desa (Polindes) yang ikut terendam. Kondisi ini menyebabkan polindes tidak dapat menyediakan layanan kesehatan hingga saat ini.

Disisi lain, ratusan hektar sawah yang sudah siap panen juga terendam dan terancam gagal panen. Ditambah, perkebunan jagung yang terendam hanya 14 hektar. Sebanyak 6 kolam ikan juga terendam.

"Peternakan pun terkena dampaknya dengan total 24.925 ekor. Kerbau sebanyak 2.358 ekor, sapi 506 ekor, kambing 2.569 ekor, domba 1.038 ekor, ayam 15.323 ekor dan itik 3.131 ekor. Dari jumlah itu ada yang hanyut, diungsikan dan mati," ujarnya. [ ]

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.