Sumsel

Tujuh Petugas Pemilu di Sumsel Meninggal Dunia, Ada yang Meninggal Saat Bertugas

Deni Hermawan | 22 Februari 2024, 18:00 WIB
Tujuh Petugas Pemilu di Sumsel Meninggal Dunia, Ada yang Meninggal Saat Bertugas

AKURAT.CO SUMSEL Sebanyak tujuh petugas Pemilu 2024 di Sumatera Selatan (Sumsel) meninggal dunia. Mereka diantaranya ialah petugas KPPS, ketua KPPS, linmas dan juga petugas PTPS.

Satu di antaranya, Ruslan (50), yang bertugas sebagai Linmas di Desa Pulau Gemantung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), meninggal pada hari pencoblosan, 14 Februari 2024.

Enam di antaranya meninggal sebelum atau pada hari H pencoblosan. Samsudin, Anggota KPPS di TPS 903 Kelurahan Karyamulya, Palembang, meninggal pada 29 Januari. 

Lalu, Fery Alamsyah, Ketua KPPS TPS 3 di Baturaja Timur, OKU, meninggal pada 31 Januari. Jumali, Petugas Ketertiban TPS 1 di Desa Benteng, Lahat, meninggal pada 13 Februari.

Dua petugas lainnya, Evan Afriandi, Anggota KPPS di Desa Tanjung Menang, OKI, dan Suryadi, Ketua PPS Desa Banu Ayu, OKU Timur, meninggal setelah Pemilu pada 18 Februari.

Ketua KPU Sumsel, Andika Pranata Jaya mengatakan dari data KPU ada enam petugas Pemilu yang meninggal dunia dan ini adalah duka yang mendalam.

“KPU Sumsel mengucapkan duka cita sedalam-dalamnya atas berpulangnya para petugas ini,” ujarnya, Kamis (22/2/2024).

Baca Juga: Ketua PPS yang Meninggal Dunia di OKU Timur Akan Dapatkan Santunan dari KPU Sumsel

Sementara itu, Ketua Bawaslu Sumsel, Kurniawan mengatakan bahwa ada satu Pengawas TPS yang meninggal dunia sebelum Pemilu 2024 digelar.

“Petugas TPS bernama Febi Seftian di TPS 3 Desa Nanjungan, Empat Lawang, meninggal mdunia,” katanya. (Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
A