Sumsel

Kenapa Cuaca Panas Bikin Cepat Haus? Ini Penjelasan dan Cara Mencegah Dehidrasi

Kurnia | 11 Februari 2026, 11:00 WIB
Kenapa Cuaca Panas Bikin Cepat Haus? Ini Penjelasan dan Cara Mencegah Dehidrasi

AKURAT.CO SUMSEL Cuaca panas kerap membuat seseorang lebih cepat merasa haus dibandingkan biasanya. Kondisi ini bukan tanpa alasan, sebab tubuh secara alami membutuhkan lebih banyak cairan untuk menjaga suhu tetap stabil saat temperatur lingkungan meningkat.

Ketika cuaca panas, tubuh akan memproduksi keringat lebih banyak sebagai mekanisme pendinginan. Proses ini membantu menurunkan suhu tubuh, namun di sisi lain menyebabkan cairan dan elektrolit keluar dalam jumlah besar. Jika tidak segera diganti, tubuh akan mengirimkan sinyal berupa rasa haus.

Para ahli kesehatan menyebutkan bahwa rasa haus merupakan tanda awal tubuh mulai kekurangan cairan atau dehidrasi ringan. Karena itu, penting untuk tidak menunggu hingga sangat haus sebelum minum.

Alasan Cuaca Panas Membuat Tubuh Mudah Haus

Baca Juga: Prabowo Kumpulkan Lima Konglomerat di Hambalang, Bahas Strategi Ekonomi dan Pembukaan Lapangan Kerja

1. Produksi Keringat Meningkat

Semakin tinggi suhu udara, semakin banyak keringat yang dihasilkan. Cairan yang hilang inilah yang memicu keinginan untuk minum lebih sering.

2. Tubuh Bekerja Lebih Keras Menjaga Suhu

Organ tubuh harus bekerja ekstra agar suhu tetap normal, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Proses ini membutuhkan lebih banyak cairan.

3. Risiko Dehidrasi Lebih Tinggi

Paparan panas dalam waktu lama dapat mempercepat dehidrasi, yang ditandai dengan mulut kering, lemas, pusing, hingga urine berwarna lebih pekat.

4. Penguapan Cairan Lebih Cepat

Tidak hanya melalui keringat, cairan tubuh juga menguap lebih cepat saat cuaca terik, bahkan ketika seseorang tidak melakukan aktivitas berat.

Tips Agar Tubuh Tetap Terhidrasi Saat Cuaca Panas

  • Minum air putih minimal 2 liter per hari, atau lebih jika banyak berkeringat.

  • Konsumsi buah yang kaya air seperti semangka, jeruk, dan melon.

  • Hindari terlalu banyak minuman berkafein atau tinggi gula karena dapat mempercepat kehilangan cairan.

  • Gunakan pakaian yang ringan dan menyerap keringat saat beraktivitas di luar ruangan.

  • Jangan menunda minum meski belum merasa sangat haus.

Memahami alasan di balik rasa haus saat cuaca panas dapat membantu masyarakat lebih waspada terhadap risiko dehidrasi. Menjaga asupan cairan menjadi langkah sederhana namun penting untuk mempertahankan kesehatan dan stamina, terutama di tengah suhu yang semakin tinggi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia