Sumsel

Niat dan Cara Salat Tarawih, Panduan Lengkap Menyambut Malam Ramadan

Kurnia | 18 Februari 2026, 10:00 WIB
Niat dan Cara Salat Tarawih, Panduan Lengkap Menyambut Malam Ramadan

AKURAT.CO SUMSEL Memasuki bulan suci Ramadan, umat Islam di seluruh Indonesia kembali menunaikan ibadah salat tarawih secara berjamaah di masjid maupun sendiri di rumah.

Salat sunnah yang hanya dilaksanakan pada malam hari di bulan Ramadan ini menjadi salah satu ibadah yang paling dinanti karena menghadirkan suasana religius dan kebersamaan.

Salat tarawih merupakan ibadah sunnah muakkad yang sangat dianjurkan. Tradisi pelaksanaannya secara berjamaah telah berlangsung sejak masa Khalifah Umar bin Khattab, yang mengumpulkan umat Islam untuk melaksanakannya di masjid secara teratur.

Niat Salat Tarawih

Seperti ibadah salat lainnya, tarawih diawali dengan niat yang dibaca dalam hati. Berikut bacaan niat salat tarawih:

Niat sebagai makmum:

"Ushalli sunnatat tarawihi rak‘ataini ma’muman lillahi ta‘ala."

Baca Juga: Panduan Lengkap Tukar Uang Baru BI 2026: Syarat, Jadwal Pendaftaran dan Batas Maksimal Penukaran

Artinya: Saya niat salat sunnah tarawih dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.

Niat sebagai imam:

"Ushalli sunnatat tarawihi rak‘ataini imaman lillahi ta‘ala."

Artinya: Saya niat salat sunnah tarawih dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala.

Niat salat sendiri:

"Ushalli sunnatat tarawihi rak‘ataini lillahi ta‘ala."

Artinya: Saya niat salat sunnah tarawih dua rakaat karena Allah Ta’ala.

Para ulama menjelaskan bahwa niat cukup di dalam hati, sementara pelafalan hanya membantu menghadirkan kekhusyukan.

Jumlah Rakaat Salat Tarawih

Di Indonesia, praktik yang umum dilakukan adalah 8 rakaat atau 20 rakaat, ditutup dengan salat witir 3 rakaat.

Perbedaan jumlah rakaat ini memiliki dasar riwayat masing-masing dan tetap dianggap sah selama dilaksanakan sesuai tuntunan.

Di sejumlah masjid besar seperti Masjid Istiqlal, salat tarawih biasanya dilaksanakan 20 rakaat ditambah witir, mengikuti tradisi mayoritas umat Islam di Indonesia.

Tata Cara Salat Tarawih

Secara umum, tata cara salat tarawih sama seperti salat sunnah lainnya, yakni dilakukan dua rakaat satu salam. Berikut langkah-langkahnya:

  • Niat dalam hati.

  • Takbiratul ihram.

  • Membaca doa iftitah.

  • Membaca Surah Al-Fatihah.

  • Membaca surah pendek Al-Qur’an.

  • Rukuk, i’tidal.

  • Sujud, duduk di antara dua sujud, sujud kedua.

  • Berdiri untuk rakaat kedua.

  • Tasyahud akhir dan salam.

Setelah selesai setiap empat rakaat, biasanya terdapat jeda sejenak untuk beristirahat atau mendengarkan tausiyah singkat. Kata “tarawih” sendiri berasal dari bahasa Arab yang berarti “istirahat”.

Keutamaan Salat Tarawih

Salat tarawih memiliki banyak keutamaan. Dalam sejumlah hadis disebutkan bahwa siapa yang melaksanakan qiyam Ramadan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.

Momentum tarawih juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah. Masjid-masjid dipenuhi jamaah dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua, menciptakan suasana spiritual yang khas setiap malam Ramadan.

Dengan memahami niat dan tata cara yang benar, umat Islam diharapkan dapat menjalankan salat tarawih dengan lebih khusyuk serta meraih keutamaan yang dijanjikan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia