Sinopsis Solata, Perjalanan Guru Relawan Temukan Makna Hidup Bersama Anak-anak Tana Toraja

AKURAT. CO SUMSEL - Bioskop Indonesia akhirnya menghadirkan kembali film drama dengan kisah penuh inspirasi, khususnya di dunia pendidikan.
Film tersebut berjudul Solata yang merupakan karya sutradara Ichwan Persada.
Film ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai Rabu, 6 November 2025.
Sejak video trailernya dirilis, banyak masyarakat nampak antusias menantikan film ini dan menyebut 'rindu' dengan genre film menginspirasi seperti Solata di tengah gempuran puluhan film horor yang rilis setiap bulannya.
Sinopsis SOLATA
Dilansir dari laman Cinema 21, Solata mengikuti kisah Angkasa, seorang pemuda yang sedang dilanda kegundahan dalam hidupnya.
Baca Juga: Link Live Streaming Laga Pertama Timnas Indonesia dalam Piala Dunia U 17, Dibuka dengan Lawan Zambia
Ia merasa tak punya alasan lagi untuk bertahan di Jakarta setelah diterpa ujian bertubi-tubi.
Dalam waktu berdekatan ia dipecat dari pekerjaannya, ibunya meninggal dan hubungannya dengan kekasihnya, Lembayung kandas.
Karena merasa sakit hati dengan 'hidup' ia pun memutuskan “melarikan diri” dengan menjadi relawan guru di program yang digagasnya di Ollon – Tana Toraja.
Baca Juga: Aksi ‘Pak Ogah’ di Palembang Berakhir di Tangan Polisi, Raup Rp100 Ribu per Hari dari Pengendara
Di Ollon, Angkasa bertemu dengan 6 orang muridnya dengan nama-nama depan mirip presiden Indonesia: Karno, Harto, Habi, Wahid, Mega dan Bambang.
Sampai akhirnya, sebuah peristiwa terjadi dan mengubah cara pandang Angkasa menjadi lebih bijak.
Sebuah pelarian lantas berubah menjadi sebuah perjalanan memahami arti hidup.
Baca Juga: PWI Pusat Luncurkan Empat Ajang Penghargaan Jelang HPN 2026, Siapkan Hadiah Lebih dari Rp500 Juta
Daftar Pemain Solata
Film Solata diproduksi oleh Walma Picture Indonesia bersama Indonesia Sinema Persada.
Ichwan Persada berlaku sebagai sutradara, produser sekaligus penulis naskah dalam film ini.
Baca Juga: Gubernur Herman Deru Segera Terbitkan Pergub Percepat Konsorsium Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat
Akan tetapi, dalam proses penulisan naskahnya Ichwan menggandeng Arai Amelya.
Adapun pemerannya adalah sebagai berikut:
Randy Kjarnett
Baca Juga: Korban Rudapaksa di Palembang Laporkan Pelaku ke Polisi, Kasus Ditangani Unit PPA
Rachell Natasya
Fhail Firmansyah
Iskandar Andi Pantau
Harsya Subandio
Ayu Siramba. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









