Sumsel

Garong Bobol Lima Rumah di Jakabaring saat Warga Terlelap, Gasak Ponsel Korban yang Sedang Dicas

Kurnia | 18 Juli 2026, 18:26 WIB
Garong Bobol Lima Rumah di Jakabaring saat Warga Terlelap, Gasak Ponsel Korban yang Sedang Dicas
Garong Bobol Lima Rumah di Jakabaring saat Warga Terlelap, Gasak Ponsel Korban yang Sedang Dicas

AKURAT.CO SUMSEL Aksi pencurian kembali meresahkan warga Kota Palembang. Seorang pelaku diduga membobol sedikitnya lima rumah di kawasan Jalan Gubernur H Bastari, Lorong Serumpun, Kampung Sawah, RT 11 RW 3, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Jakabaring, saat para penghuni tengah tertidur lelap.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Pelaku diduga memanfaatkan situasi dini hari ketika warga sedang beristirahat untuk melancarkan aksinya.

Modus yang digunakan terbilang nekat. Pelaku diduga menjebol dinding rumah yang berbahan kalsiboard maupun masuk melalui pintu belakang yang tidak terkunci.

Setelah berhasil masuk, sasaran utamanya adalah telepon genggam milik penghuni yang sedang dicas.

Baca Juga: Karhutla Dekat Tol Palindra, Asap Sempat Ganggu Pengendara

Dari lima rumah yang menjadi target, tiga rumah dilaporkan kehilangan barang berharga, sedangkan dua rumah lainnya hanya sempat dimasuki tanpa ada barang yang berhasil dibawa kabur.

Salah satu korban, Rahmadi Sudarso (33), mengungkapkan dirinya baru menyadari menjadi korban pencurian saat terbangun dari tidur.

"Saya tidur seperti biasa, HP saya letakkan di dekat tempat tidur. Waktu bangun, HP sudah tidak ada. Setelah dicek, ternyata dinding rumah sudah dijebol," ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, Rahmadi kehilangan satu unit ponsel Realme C21Y.

Korban lain, Usur, juga mengalami nasib serupa. Ia mengaku sempat keluar rumah setelah mendengar teriakan warga yang meneriakkan kata "maling".

"Saya keluar karena dengar orang teriak maling. Begitu masuk lagi ke rumah, HP saya sudah hilang," katanya.

Usur menduga pelaku masuk melalui pintu belakang rumah yang saat itu dalam kondisi terbuka.

Merasa dirugikan, Rahmadi mewakili para korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang pada Sabtu (18/7/2026).

"Lima rumah dimasuki pelaku. Dua rumah memang tidak kehilangan barang, tetapi pelaku sempat masuk ke dalam rumah," jelas Rahmadi saat membuat laporan.

Sementara itu, Perwira Pengawas SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Adityan Ammar Saputra, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dugaan pencurian dengan pemberatan tersebut.

"Laporan korban sudah kami terima. Selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh Satreskrim Unit Pidum Polrestabes Palembang untuk proses penyelidikan," katanya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia