Sumsel

Sepeda Penjual Pempek Lansia Dicuri Saat Salat, Aksi Pelaku Terekam CCTV di Masjid Palembang

Deny Wahyudi | 7 Juli 2026, 16:14 WIB
Sepeda Penjual Pempek Lansia Dicuri Saat Salat, Aksi Pelaku Terekam CCTV di Masjid Palembang
Sepeda Penjual Pempek Lansia Dicuri Saat Salat, Aksi Pelaku Terekam CCTV di Masjid Palembang

AKURAT.CO SUMSEL Nasib malang menimpa Hasan Basri (67), seorang penjual pempek keliling di Palembang. Sepeda yang selama puluhan tahun menjadi alat mencari nafkah raib digondol pencuri saat dirinya berada di Masjid Da'wah, kawasan Alang-alang Lebar KM 12, Senin (6/7/2026).

Aksi pelaku terekam kamera pengawas (CCTV) masjid. Dalam rekaman tersebut, seorang pria mengenakan jaket hoodie hitam terlihat menggiring sepeda milik korban yang terparkir di halaman masjid.

Pelaku sempat berhenti untuk mengenakan sandal sebelum akhirnya mengayuh sepeda dengan santai meninggalkan lokasi. Bersama sepeda itu, pempek dagangan Hasan yang masih berada di atas kendaraan juga ikut dibawa kabur.

Kapolsek Sukarami, Kompol Alex Andriyan, mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari korban dan kini tengah memburu pelaku.

"Korban sudah membuat laporan. Saat ini pelaku masih dalam penyelidikan dan sedang dikejar oleh anggota," ujar Alex, Selasa (7/7/2026).

Akibat kehilangan sepeda tersebut, Hasan untuk sementara tidak dapat berjualan. Putrinya, Cairani (44), mengatakan sepeda itu merupakan satu-satunya sarana yang digunakan ayahnya untuk mencari nafkah setiap hari.

Baca Juga: Terlelap Saat Dini Hari, Penghuni Kos di Jakabaring Kehilangan Empat Ponsel, Pelaku Diduga Gunakan Kunci Duplikat

Hasan diketahui tinggal di kawasan Jalan Kartowinangin, Perum BCM Blok C, Kelurahan Talang Betutu, Kecamatan Sukarami. Setiap pagi ia mengayuh sepeda menuju kawasan Sekip untuk mengambil pempek titipan, kemudian berkeliling menjajakannya ke sejumlah lokasi di Palembang.

Menurut Cairani, penghasilan yang diperoleh ayahnya dari berjualan pempek tidaklah besar. Jika seluruh dagangan habis terjual, Hasan hanya membawa pulang keuntungan sekitar Rp70 ribu per hari.

"Pempek itu juga bukan produksi sendiri, hanya mengambil dari orang untuk dijual kembali. Kalau habis semua, keuntungannya sekitar Rp70 ribu sehari," katanya.

Ia menuturkan, ayahnya telah berjualan pempek dengan menggunakan sepeda selama puluhan tahun. Meski lokasi berjualannya kerap berpindah-pindah, semangat Hasan untuk tetap bekerja demi memenuhi kebutuhan hidup tidak pernah surut.

Kini keluarga berharap polisi segera menangkap pelaku dan mengembalikan sepeda tersebut agar Hasan bisa kembali berjualan seperti biasa.

Kasus pencurian itu masih dalam penanganan Polsek Sukarami. Polisi juga mengumpulkan rekaman CCTV dan keterangan saksi untuk mengidentifikasi pelaku.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia