Sumsel

Dari Viral ke Penjara, Koboi Jalanan Bertelanjang Dada di Kertapati Akhirnya Tumbang

Kurnia | 28 April 2026, 18:30 WIB
Dari Viral ke Penjara, Koboi Jalanan Bertelanjang Dada di Kertapati Akhirnya Tumbang
Dari Viral ke Penjara, Koboi Jalanan Bertelanjang Dada di Kertapati Akhirnya Tumbang

AKURAT.CO SUMSEL Aksi nekat seorang pria yang sempat meresahkan warga Kertapati akhirnya terhenti.

Sosok yang viral karena berjalan bertelanjang dada sambil membawa parang di kawasan Lorong Family, Kelurahan Kemang Agung, kini harus berurusan dengan hukum setelah diringkus polisi.

Pria bernama Ujik itu diamankan jajaran Polsek Kertapati pada Senin (27/4/2026), menyusul laporan warga yang merasa terancam dengan perilakunya di sekitar Pasar Simpang Sunan.

Aksi pelaku sebelumnya sempat terekam video dan beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, ia terlihat santai membawa senjata tajam di ruang publik, memicu ketakutan warga hingga enggan beraktivitas di luar rumah.

Gerak Cepat Polisi Redam Keresahan

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim kepolisian bergerak cepat. Operasi penangkapan dipimpin langsung oleh Unit Reskrim Polsek Kertapati bersama Tim Opsnal, dengan dukungan Bhabinkamtibmas setempat.

Dalam keterangan resmi, pihak kepolisian menyebut pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti.

“Yang bersangkutan sudah kami amankan setelah adanya laporan warga terkait membawa senjata tajam di jalanan,” demikian keterangan yang disampaikan pihak kepolisian yang diterima, Selasa (28/4/2026).

Baca Juga: DPO Pencuri Baterai Tower Lintas Provinsi Akhirnya Tertangkap, Sudah Beraksi di 43 Lokasi

Ironisnya, sosok yang sebelumnya terlihat garang kini tak lagi menunjukkan keberanian. Dalam video penangkapan, Ujik tampak tertunduk lesu dengan tangan terborgol saat digiring menuju mobil polisi.

Perubahan drastis sikap pelaku menjadi sorotan. Jika sebelumnya ia kerap membuat warga resah dengan aksi intimidatif, kini ia justru tampak pasrah saat diamankan petugas.

Warga menyebut, pelaku bukan kali pertama membuat onar. Ia diduga merupakan residivis yang kerap berkeliaran di kawasan pasar, bahkan sempat dikaitkan dengan dugaan pencurian serta ancaman terhadap lingkungan sekitar.

“Selama ini kami takut. Dia sering bawa parang, jadi orang-orang was-was,” ujar salah satu warga.

Penangkapan ini pun disambut lega masyarakat. Pedagang dan pembeli di sekitar Pasar Simpang Sunan kini mulai kembali beraktivitas tanpa rasa cemas.

Kehadiran aparat yang responsif dinilai berhasil meredam potensi gangguan keamanan yang lebih luas.

Polisi mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga lingkungan dengan segera melaporkan setiap bentuk gangguan kamtibmas.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia