Sumsel

Pegawai Diduga Gelapkan Uang Usaha, Pemilik Cucian Mobil di Palembang Rugi Rp 20 Juta

Kurnia | 8 April 2026, 19:00 WIB
Pegawai Diduga Gelapkan Uang Usaha, Pemilik Cucian Mobil di Palembang Rugi Rp 20 Juta
Pegawai Diduga Gelapkan Uang Usaha, Pemilik Cucian Mobil di Palembang Rugi Rp 20 Juta

AKURAT.CO SUMSEL Seorang pemilik usaha cucian dan salon mobil harus menelan kerugian puluhan juta rupiah setelah dua pegawainya diduga menggelapkan uang hasil usaha.

Kasus ini kini telah dilaporkan ke Polrestabes Palembang untuk ditindaklanjuti.

Efri Wahyudi (38), warga Kecamatan Alang Alang Lebar, melaporkan kejadian tersebut pada Rabu (8/4/2026) sore. Ia mengaku kehilangan uang sebesar Rp 20 juta yang seharusnya merupakan hasil transaksi dari usaha miliknya.

Peristiwa ini diduga terjadi pada Minggu (5/4/2026) di lokasi usaha milik korban di kawasan Kalidoni.

Dua pegawai berinisial KI dan AM disebut memiliki peran penting dalam operasional harian masing-masing sebagai kasir dan petugas pengatur kendaraan di hidrolik.

Kasus mulai terungkap saat Efri melakukan audit internal terhadap pendapatan bulanan usahanya.

Baca Juga: Dorong Penggunaan Bahan Alami, Herman Deru Soroti Solusi Ramah Lingkungan di Tengah Lonjakan Harga Plastik

Dari hasil rekapitulasi, ditemukan adanya selisih signifikan antara jumlah transaksi pelanggan dengan uang yang disetorkan.

“Setelah saya cek pembukuan, ternyata ada uang dari pembayaran cucian dan detailing yang tidak masuk. Diduga tidak disetorkan oleh mereka,” ujar Efri.

Merasa dirugikan, korban pun memilih menempuh jalur hukum dan berharap pelaku segera diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Pihak kepolisian membenarkan laporan tersebut. Melalui pernyataan resmi, petugas menyebut kasus ini tengah dalam tahap penyelidikan oleh unit terkait.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia