Sumsel

Aksi Cepat 2 Menit Terekam CCTV, Motor Honda Beat Mahasiswi Pengajar Les Raib di Asrama Palembang

Maman Suparman | 2 Desember 2025, 18:30 WIB
Aksi Cepat 2 Menit Terekam CCTV, Motor Honda Beat Mahasiswi Pengajar Les Raib di Asrama Palembang

AKURAT.CO SUMSEL Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di Palembang, kali ini menyasar seorang mahasiswi sekaligus pengajar les.

Indah Salwa (19) harus kehilangan sepeda motor Honda Beat kesayangannya yang terparkir di halaman asrama.

Peristiwa ini terjadi pada Jumat (28/11/2025) sekitar pukul 12.41 WIB di Jalan Sei Betung, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat (IB) I, Palembang.

Korban mengalami kerugian sekitar Rp13 juta akibat hilangnya motor Honda Beat putih tahun 2018 bernomor polisi BG 2805 ACT. 

Indah Salwa baru menyadari motornya raib setelah temannya, Dian, datang dan menanyakan keberadaan motor tersebut.

"Saya pun langsung mengecek. Ternyata motor saya sudah tidak ada lagi di TKP. Saya pun langsung panik," ujar Indah Salwa, Selasa (2/12/2025).

Baca Juga: NTP November 2025 Menguat 0,21 Persen, Hortikultura Jadi Motor Utama

Kecurigaan ini mendorong Indah untuk memeriksa rekaman kamera CCTV di lokasi kejadian. Rekaman tersebut menunjukkan dengan jelas seorang pria tak dikenal, yang masih mengenakan helm, masuk ke pekarangan asrama.

"Pelaku dengan mudah membuka pagar yang saat itu tidak terkunci stang. Dari rekaman, dia masuk begitu saja dan langsung menuju motor. Pelaku merusak kunci kontak dengan cepat," ungkapnya, menggambarkan betapa ringannya motor tersebut dibawa kabur. 

Tak ingin berlarut-larut dalam kerugian, Indah Salwa langsung membuat laporan resmi ke Mapolsek IB I Palembang.

"Saya harap dengan laporannya pelaku bisa ditangkap oleh pihak kepolisian dan mempertanggung jawabkan perbuatannya," harap Indah.

Kapolsek IB I Palembang, Kompol Ricky Mozam, membenarkan adanya laporan dugaan curanmor tersebut.

"Laporan korban sudah diterima oleh petugas SPK kita dan akan segera diserahkan ke Unit Reskrim, guna melakukan penyelidikan dan menangkap para pelaku berdasarkan bukti-bukti yang ada, termasuk rekaman CCTV," terang Kompol Ricky Mozam. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia