Sumsel

Korban Begal di Palembang Masih Trauma, Luka dan Motor Jadi Saksi Aksi Brutal Dua Pelaku Bersenjata Tajam

Maman Suparman | 8 Oktober 2025, 14:58 WIB
Korban Begal di Palembang Masih Trauma, Luka dan Motor Jadi Saksi Aksi Brutal Dua Pelaku Bersenjata Tajam

AKURAT.CO SUMSEL Ketakutan masih menghantui Tetty Yusita (48), warga Perumahan Griya Interbis, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-alang Lebar, Palembang.

Ia menjadi korban aksi pembegalan bersenjata saat hendak membuka warung kopi di Pasar Palimo, Selasa (7/10/2025) pagi.

Tak hanya kehilangan sepeda motor Honda Beat BG 2923 AFC, Tetty juga menderita luka di tangan kirinya akibat sabetan senjata tajam pelaku.

Peristiwa mencekam itu terjadi saat ia melintas di Jalan Dentjik Asaari. Tiba-tiba, dua pria berboncengan mendekat dan memepet motornya.

“Saya diminta berhenti, tapi saya sempat menolak. Tiba-tiba pelaku langsung merampas motor sambil menebas tangan saya,” tutur Tetty dengan suara bergetar saat ditemui di rumahnya, Rabu (8/10/2025).

Baca Juga: Kasus Dugaan Ancaman terhadap Erika Carlina Naik ke Tahap Penyidikan, DJ Panda Bakal Diperiksa Pekan Depan

Salah satu pelaku disebut membawa senjata tajam jenis mandau. Meski Tetty sempat berteriak minta tolong, kondisi jalan yang sepi membuat dua pelaku dengan mudah melarikan diri ke arah Jalan Soekarno-Hatta.

“Pelakunya dua orang, pakai masker. Satu yang nyerang, satu lagi nunggu di motor,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, selain motor, beberapa bungkus rokok yang hendak dijual di warungnya juga ikut raib.

“Rokok dan uang recehan di motor juga dibawa. Motor itu satu-satunya alat transportasi saya buat kerja,” ucapnya lirih.

Tetty telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukarami. Ia berharap polisi segera menangkap para pelaku agar tidak ada lagi korban berikutnya.

“Sudah saya laporkan. Saya juga mau kasih surat dari leasing karena motor itu baru tiga bulan diangsur,” ujarnya.

Hingga kini, luka di tangan kirinya masih terasa nyeri, sementara rasa takut belum sepenuhnya hilang. Ia mengaku trauma setiap kali melewati jalan tempat kejadian.

“Kalau ingat kejadian itu, saya masih gemetar. Sekarang saya takut keluar rumah sendirian,” kata Tetty.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia