Sumsel

Diduga Jadi Korban Asusila Oleh Ayah Kandung, Ibu Bocah 4 Tahun Lapor ke Polrestabes Palembang

Maman Suparman | 10 September 2025, 17:15 WIB
Diduga Jadi Korban Asusila Oleh Ayah Kandung, Ibu Bocah 4 Tahun Lapor ke Polrestabes Palembang

AKURAT.CO SUMSEL Seorang bocah perempuan berinisial Nas (4), warga Sako, Palembang, diduga menjadi korban asusila yang dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri.

Sang ibu, IC (37), yang tidak terima dengan perbuatan mantan suaminya itu, langsung melaporkan kejadian ke Polrestabes Palembang, Rabu (10/9/2025).

Kepada petugas, IC menceritakan bahwa peristiwa ini terjadi pada Minggu (7/9/2025) sekitar pukul 13.00 WIB, di rumah mantan suaminya yang berlokasi di Jalan Sematang Borang, Perum Karya Mandiri, Kecamatan Sako.

Kasus ini terungkap saat Nas meminta ditemani ibunya untuk buang air kecil. Saat itu, Nas mengeluh sakit di bagian kemaluannya. Merasa panik, IC pun membujuk anaknya untuk bercerita.

"Anak saya polos bercerita dan mengaku," ujar IC.

Baca Juga: Penting! Ini Syarat dan Biaya Tes Kesehatan PPPK di RSUD Bari Palembang

Menurut pengakuan Nas, kejadian bermula saat ia sedang bermain. Ayah kandungnya membuka celananya dan mencoba memasukkan jari ke kemaluannya.

Meskipun masih kecil, Nas sempat berusaha melawan, tetapi ia dipukul hingga tidak bisa melawan.

Akibat peristiwa ini, Nas mengalami luka robek di kemaluannya. Ibunya segera membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan. 

Kepala SPK Polrestabes Palembang, Ipda Erwinsyah, membenarkan adanya laporan dari ibu korban terkait dugaan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Anak.

"Laporan sudah diterima dan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas Satreskrim Polrestabes Palembang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak, untuk melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku," tutupnya. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia