Sumsel

Satreskrim Polrestabes Palembang Tangkap Pelaku Curanmor yang Lama Jadi Target Operasi

Maman Suparman | 1 Agustus 2025, 19:00 WIB
Satreskrim Polrestabes Palembang Tangkap Pelaku Curanmor yang Lama Jadi Target Operasi

AKURAT.CO SUMSEL Setelah masuk dalam daftar Target Operasi (TO), pelaku pencurian sepeda motor bernama M Adi Wijaya (25) akhirnya diringkus oleh tim Opsnal Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polrestabes Palembang.

Penangkapan dilakukan tanpa perlawanan saat pelaku tengah berada di kediamannya di kawasan Rusun Blok 5, Kelurahan 23 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang.

Adi yang tampak pasrah saat diamankan, langsung digiring petugas beserta barang bukti berupa pakaian yang dikenakannya saat beraksi satu kaus abu-abu dan celana panjang putih.

Dari informasi yang dihimpun, aksi pencurian itu terjadi pada Rabu, 9 Juli 2025, sekitar pukul 04.00 WIB di kawasan Jalan Kirangga Wirasantika, Lorong Sambi, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat I. Saat itu, korban M Riski Aprizal memarkirkan sepeda motor Yamaha Aerox miliknya dalam kondisi terkunci stang di depan rumah.

Sekitar satu jam kemudian, seorang kerabat korban bernama Tartiyana keluar rumah dan mendapati motor tersebut telah raib. Korban segera melaporkan kejadian itu ke Polrestabes Palembang.

Baca Juga: Polrestabes Palembang Gelar Rekonstruksi Pembacokan Pengantin, 14 Adegan Diperagakan

“Setelah menerima laporan, tim langsung melakukan penyelidikan intensif. Berkat informasi di lapangan, keberadaan pelaku berhasil kami lacak dan langsung kami tangkap,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Andrie Setiawan didampingi Kasubnit Opsnal Pidum Ipda Popay, Jumat (1/8/2025).

Saat ini, pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif untuk pengembangan kasus, karena diduga terlibat dalam aksi pencurian di sejumlah lokasi lain.

“Masih kami dalami kemungkinan keterlibatan pelaku dalam kasus serupa di tempat berbeda,” tegas Andrie.

Pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, yang diancam hukuman hingga tujuh tahun penjara.

Dalam pengakuannya, Adi mengaku nekat mencuri lantaran terdesak kebutuhan ekonomi.

“Saya tidak punya pekerjaan, jadi saya mencuri untuk makan. Uang dari hasil jual motor itu buat kebutuhan sehari-hari,” ucapnya. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia