Sumsel

Dianiaya Orang Tidak Kenal, Raditya Didampingi Ayah Melapor Polisi

Maman Suparman | 10 Februari 2025, 18:06 WIB
Dianiaya Orang Tidak Kenal, Raditya Didampingi Ayah Melapor Polisi

AKURAT.CO SUMSEL Seorang bocah MR (12), menjadi korban penganiayaan oleh orang tak dikenal (OTK) di kawasan Sentosa Plaju, Palembang. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka lebam di pelipis mata kirinya.

Didampingi sang ayah, Syaiful Anwar (46), korban melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Palembang pada Senin (10/2/2025) sore.

Syaiful mengatakan, insiden itu terjadi pada Sabtu (8/2/2025) sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu, anaknya bersama seorang teman tengah berada di Jalan Nusantara, tepatnya di sekitar SD Nusantara, dengan tujuan menginap di rumah sang teman. Namun, keduanya dihadang oleh pelaku yang tidak dikenal.

“Anak saya sedang dalam perjalanan untuk menginap di rumah temannya, tetapi tiba-tiba dihentikan oleh seseorang yang tidak mereka kenal,” ungkap Syaiful.

Baca Juga: Anter Makanan Untuk Paman Ke Rumah Sakit, Motor Milik Seorang Perempuan di Palembang Raib Hilang

Menurut keterangan korban, pelaku sempat menanyakan asal-usulnya dengan berkata, 'Anak mana kalian?' Korban menjawab, "Anak Talang Pete". Jawaban itu tampaknya membuat pelaku tidak senang hingga langsung memukul kepala korban dari belakang dan membenturkan kepalanya.

Akibat serangan tersebut, Raditya mengalami luka memar di bagian kepala dan pelipis mata sebelah kiri. Merasa tidak terima, sang ayah langsung membawa kasus ini ke pihak berwajib dengan harapan pelaku segera ditangkap.

Sementara itu, Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, AKP Hery, membenarkan adanya laporan terkait dugaan penganiayaan terhadap anak di bawah umur.

“Laporan sudah kami terima dan akan segera ditindaklanjuti oleh tim Satreskrim,” tegas AKP Hery. (Deny Wahyudi)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia