Sumsel

Gara-Gara Tatapan Mata, Driver Ojol di Palembang Ditusuk Juru Parkir Liar

Maman Suparman | 28 Mei 2025, 15:00 WIB
Gara-Gara Tatapan Mata, Driver Ojol di Palembang Ditusuk Juru Parkir Liar

AKURAT.CO SUMSEL Seorang pengemudi ojek online bernama Andre harus dilarikan ke rumah sakit setelah menjadi korban penusukan oleh seorang juru parkir liar di depan minimarket.

Insiden berdarah itu terjadi pada Selasa sore, sekitar pukul 16.00 WIB.

Pelaku penusukan diketahui bernama Robi (35), yang langsung diamankan oleh petugas Unit Jatanras Polda Sumsel yang kebetulan melintas tak lama setelah kejadian.

Menurut keterangan sepupu korban, Supra (21), insiden bermula dari hal sepele yang kemudian berujung tragis.

Saat itu, Andre datang ke lokasi untuk menemuinya yang sedang berjualan cilok di depan minimarket. Saat melintas, Andre tidak sengaja berpapasan dengan pelaku.

“Katanya sih pelaku merasa dipelototi. Dia langsung marah dan teriak, ‘Kenapa kau jelit-jelit?’ Sepupu saya jawab santai, ‘Aku gak jelit,’” ujar Supra saat memberikan keterangan kepada petugas.

Baca Juga: 5 Rumah Sakit Ternama di Palembang yang Bisa Jadi Pilihan

Cekcok pun tak terhindarkan. Pelaku yang tampaknya tersulut emosi, kemudian mengambil pisau yang sebelumnya ia sembunyikan di atas pohon di sekitar lokasi.

“Awalnya dia tusuk ke arah perut tapi nggak kena, terus tusuk lagi ke arah bawah ketiak kiri dan itu kena,” jelas Supra sambil menunjukkan arah tusukan.

Melihat sepupunya bersimbah darah, Supra langsung berteriak meminta bantuan. 

Beruntung, saat itu anggota kepolisian tengah melintas dan dengan sigap mengamankan pelaku sebelum sempat melarikan diri.

Andre langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Belum diketahui secara pasti kondisi terkininya, namun pihak keluarga memastikan ia masih dalam penanganan dokter.

Supra menambahkan bahwa pelaku dikenal sebagai sosok yang kerap bertindak agresif di lingkungan sekitar.

“Dia itu sering marah-marah, suka minta rokok ke orang-orang, kalau nggak dikasih bisa ngamuk. Saya pernah lagi telepon, dia tiba-tiba marah. Dia juga sering minum tuak,” ungkapnya.

Saat ini, pelaku telah diserahkan ke Ditreskrimum Polda Sumsel untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi juga tengah mendalami motif dan latar belakang emosi pelaku.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia