Sumsel

Sidang Kopda Bazarsah Masuki Tahap Akhir, Keluarga Korban Minta Keadilan Ditegakkan

Maman Suparman | 4 Agustus 2025, 15:25 WIB
Sidang Kopda Bazarsah Masuki Tahap Akhir, Keluarga Korban Minta Keadilan Ditegakkan

AKURAT.CO SUMSEL Sidang lanjutan kasus penembakan tiga anggota polisi di Way Kanan kembali digelar di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Senin (4/8/2025).

Agenda kali ini memasuki tahap pembacaan duplik dari tim kuasa hukum terdakwa, Kopda Bazarsah. Sidang putusan dijadwalkan akan digelar Senin (11/8/2025) mendatang.

Kuasa hukum keluarga korban, Wahyu Saman Hudi, menyampaikan harapannya kepada majelis hakim agar memberikan putusan yang benar-benar adil. Ia menegaskan bahwa seluruh keluarga korban ingin hasil persidangan berpihak pada keadilan sesuai dengan dakwaan dari oditur militer.

"Kami berharap majelis hakim bisa memutus perkara ini dengan seadil-adilnya, sesuai dengan dakwaan yang telah ditetapkan oleh oditur," ujar Wahyu yang hadir bersama keluarga korban.

Senada dengan Wahyu, Parwati (53), kakak dari almarhum Kapolsek Negara Batin AKP Anumerta, juga menaruh harapan besar pada putusan mendatang.

"Kami tidak menuntut lebih, hanya berharap keadilan benar-benar ditegakkan," ucapnya singkat namun penuh makna.

Baca Juga: Karhutla di Muara Enim Masuki Hari ke-10, Puluhan Hektare Lahan Terbakar

Dalam duplik yang dibacakan oleh Kapten Chk Fadly Yahri Sitorus selaku penasihat hukum terdakwa, pihaknya menegaskan bahwa dakwaan Pasal 340 KUHP terkait pembunuhan berencana tidak terbukti secara sah dan meyakinkan.

"Berdasarkan keterangan saksi, alat bukti, dan fakta persidangan, kami menyatakan dakwaan tidak terbukti dan menolak seluruh tuntutan oditur militer," ujar Fadly dalam sidang yang dipimpin Kolonel CHK Fredy Ferdian Isnartanto.

Penasihat hukum juga tetap bertahan pada pledoi yang telah disampaikan sebelumnya, dan memohon majelis hakim mempertimbangkan aspek keadilan bagi terdakwa dalam menjatuhkan putusan.

Kasus ini mencuat setelah penembakan tragis yang menewaskan tiga anggota kepolisian di Way Kanan pada 26 Juli 2025. Salah satu korban merupakan Kapolsek Negara Batin, AKP Anumerta.

Kini, ketika sidang hampir memasuki babak akhir, publik dan keluarga korban menantikan apakah proses hukum ini mampu menjadi penutup luka sekaligus memastikan bahwa hukum benar-benar ditegakkan tanpa pandang bulu, termasuk di lingkungan militer. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia