Harga Emas Perhiasan Palembang Melandai Usai Naik Rp1 Juta per Suku

AKURAT. CO SUMSEL - Harga emas perhiasan Palembang terpantau melandai usai mengalami lonjakan tajam hingga Rp 1 juta per suku pada Kamis (29/1/2026).
Hari ini, emas perhiasan mengalami penurunan harga cukup signifikan.
Penurunan harga berkisar Rp200 ribu- Rp500 ribu per suku.
Baca Juga: Cara Membuat Visa untuk Nonton Piala Dunia 2026, Panduan Lengkap bagi WNI
Kendati demikian, harga emas perhiasan Palembang saat ini masih ada di level tertinggi, yakni kisaran Rp17 juta per suku.
Berikut rincian harga emas perhiasan Palembang untuk Jumat, 30 Januari 2026.
Toko Laris Pasar 16
Baca Juga: Mudah dan Praktis, Resep Pancake Pisang Fluffy yang Sehat dan Anti-Gagal
Harga emas di toko Laris turun hingga Rp500 ribu usai melonjak tajam pada Kamis (29/1/2026).
Untuk kalung dan gelang naik menjadi di Rp17,3 juta per suku.
Sedangkan untuk cincin dibanderol Rp100 ribu lebih tinggi menjadi Rp17,4 juta per suku.
Baca Juga: Relevan dan Menyejukkan, Ini 4 Rekomendasi Tema Khotbah Jumat
Harga tersebut sudah termasuk ongkos produksi perhiasan dengan emas kadar 22 karat atau 92 persen.
Toko Anda Palembang
Penurunan harga signifikan juga terjadi di toko Anda.
Baca Juga: Komisi III DPR RI Dukung Sikap Kapolri Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian
Hari ini, emas di toko Anda dibanderol Rp17,3 juta per suku atau turun Rp200 ribu dari harga kemarin, Kamis (29/1/2026).
Harga tersebut berlaku untuk semua jenis perhiasan baik kalung, cincin, dan juga gelang.
Terkait potongan biaya penjualan, berubah dari Rp500 ribu per suku menjadi 4 persen dari harga emas.
Baca Juga: Pemerintah Bakal Gelontorkan Dana Rp13 Triliun, Siapkan 3 Insentif Periode Ramadan Lebaran 2026
Penyebab Harga Emas Berubah-ubah
Harga emas masih bisa berubah-ubah setiap waktunya, sekalipun dalam satu hari yang sama.
Biasanya perubahan harga emas dipengaruhi oleh nilai tukar rupiah ataupun kondisi geopolitik terkini.
Ketegangan antar negara-negara adidaya seperti Amerika Serikat, China hingga Rusia juga bisa menjadi penyebab harga emas mengalami perubahan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









