Sumsel

Mengenal Spesifikasi Giuseppe Garibaldi, Calon Kapal Perang Pertama Indonesia

Septiyanti Dwi Cahyani | 25 Agustus 2026, 15:45 WIB
Mengenal Spesifikasi Giuseppe Garibaldi, Calon Kapal Perang Pertama Indonesia
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi - INP Polri

AKURAT. CO SUMSEL - Kapal perang pertama Indonesia yang bernama Giuseppe Garibaldi akan segera tiba di tanah air.

Giuseppe Garibaldi adalah sebuah kapal induk Italia, kapal dek penerbangan pertama yang pernah dibangun untuk Angkatan Laut Italia.

Giuseppe Garibaldi mulai berlayar dari Italia menuju Tanah Air pada Selasa (25/8/2026) dini hari WIB dan diperkirakan tiba di Indonesia bulan depan.

Baca Juga: 81 Pejabat Pemkot Palembang Dilantik, Ratu Dewa Soroti Parkir Liar hingga Lampu Jalan

Setibanya di tanah air, Giuseppe Garibaldi disebut-sebut akan berganti nama menjadi KRI Gajah Mada.

Seperti apa spesifikasinya? Berikut ulasannya:

Spesifikasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

Berdasarkan data Marina Militare atau Angkatan Laut Italia, Giuseppe Garibaldi merupakan kapal induk kelas Garibaldi dengan nomor lambung 551.

Baca Juga: Diduga Coba Rudapaksa Tetangga Saat Tengah Malam, Pria di Palembang Diamankan Polisi

Kapal ini dibangun di galangan Cantieri Navali di Monfalcone, Italia, diluncurkan pada 20 Februari 1978 dan mulai bertugas pada 4 Juni 1983.

Dari sisi ukuran, Giuseppe Garibaldi memiliki panjang 180,2 meter dengan lebar 23,4 meter pada garis air dan 30,4 meter pada dek penerbangan, sedangkan lebar dek penerbangan kapal mencapai 173,8 meter dengan sarat air 6,7 meter.

Untuk dapat bergerak, kapal dengan bobot perpindahan 13.850 ton ini menggunakan sistem COGAG yang terdiri dari empat turbin gas FIAT/GE LM-2500 .

Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Palembang Naik 3 Hari Beruntun, Cek Rincian Terbarunya

Sistem tersebut menghasilkan daya 60.400 kilowatt atau sekitar 80.998 tenaga kuda untuk menggerakkan dua poros baling-baling.

Untuk dapat bergerak, kapal dengan bobot perpindahan 13.850 ton ini menggunakan sistem COGAG yang terdiri dari empat turbin gas FIAT/GE LM-2500 .

Sistem tersebut menghasilkan daya 60.400 kilowatt atau sekitar 80.998 tenaga kuda untuk menggerakkan dua poros baling-baling.

Baca Juga: Samsung Galaxy A08 4G Muncul di TKDN, Ini Bocoran Spesifikasinya

Dengan sistem penggerak tersebut, Giuseppe Garibaldi mampu mencapai kecepatan maksimum 30 knot dan memiliki jangkauan hingga 7.000 mil laut.

Sebagai kapal induk, Giuseppe Garibaldi dapat membawa sekitar 18 hingga 20 pesawat, termasuk EH101 dan AV-8B Plus.

Sesuai kebutuhan misi, kekuatan udara yang dibawa kapal juga dapat terdiri dari helikopter EH101, SH90A, dan AB212.

Baca Juga: Pemprov Sumsel Gelar Salat Istisqa, Minta Hujan Segera Turun Hujan

Giuseppe Garibaldi sebelumnya juga mengoperasikan pesawat taktis AV-8B Plus Harrier II yang memiliki kemampuan lepas landas pendek dan mendarat vertikal atau STOVL.

Selain membawa pesawat dan helikopter, kapal ini dilengkapi sistem persenjataan untuk mendukung pertahanan diri, meliputi satu peluncur Albatros dengan delapan sel untuk rudal antipesawat Aspide serta tiga sistem senjata DARDO yang menggunakan meriam Breda 40/70.

Giuseppe Garibaldi juga dapat menjalankan fungsi komando dan pengendalian terhadap kekuatan angkatan laut serta kekuatan udara angkatan laut.

Baca Juga: RUU Perampasan Aset Ditargetkan Rampung Desember 2026, DPR Punya Waktu Efektif 8 Minggu

Kapal ini bahkan dapat berfungsi sebagai Landing Helicopter Assault (LHA) untuk mengangkut pasukan dan material menggunakan helikopter dalam operasi amfibi serta memiliki kapasitas awak sebanyak 825 orang.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.