Bocah 9 Tahun Bakar 13 Rumah Warga karena Terinspirasi Film, KPAI Minta Kondisi Anak Diperiksa Lebih Dalam

AKURAT. CO SUMSEL - Seorang anak berusia 9 tahun di Sukabumi dilaporkan telah diamankan oleh pihak berwajib karena membakar 13 rumah warga pada Sabtu (3/5/2025).
Peristiwa ini viral usai seorang pengguna media sosial X mengunggah video kebakaran disertai keterangan tulisan "Terinspirasi Game Online, bocah 9 tahun sebar teror bakar 13 rumah warga".
Sementara itu, menurut keterangan dari pihak kepolisian diketahui jika bocah tersebut yang merupakan pelaku diduga menirukan adegan dalam film atau game yang ia tonton.
Baca Juga: Didikan Orang Tua Zaman Dulu yang Ternyata Bikin Milenial Tersiksa, Kok Bisa?
Anak tersebut melakukan aksinya secara acak menggunakan korek api gas usai waktu shalat.
Anak tersebut kemudian ditangkap oleh petugas ronda pada Sabtu (3/5/2025).
Setelah itu, anak tersebut dibawa ke Polsek Citamiang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga: 4 Aktivitas Murah Meriah di Sore Hari Saat Tanggal Tua, Tetap Seru Meski Dompet Tipis!
Dari pemeriksaan tersebut diketahui motif pelaku melakukan pembakaran rumah warga karena iseng dan terobsesi sebah film di televisi.
Saat ini, anak tersebut sudah dikembalikan ke orang tuanya setelah dilakukan musyawarah secara kekeluargaan terkait penyelesaian perkara.
Akibat kejadian ini, banyak korban mengalami kerugian material hingga trauma psikologis yang mendalam.
Baca Juga: Honda PCX atau Yamaha NMAX 2025, Pilih Gaya Mewah atau Tenaga Sporty?
Tanggapan KPAI
Pihak KPAI turut memberikan tanggapan soal anak yang bakar rumah warga di Sukabumi, Jawa Barat.
KPAI pun meminta kepolisian memeriksa kasus ini lebih dalam lagi.
Baca Juga: 5 Tips Make Up Biar Mantan Nyesel dan Minta Balikan, Tampil Glowing Tanpa Banyak Drama
Pasalnya, KPAI menduga bahwa kasus anak membakar rumah di Sukabumi tersebut bukan disebabkan oleh tontonan film semata.
KPAI menganggap bahwa penyebab perilaku anak tersebut didasari oleh beragam faktor, tidak hanya karena satu alasan tunggal.
Adapun tindakan pembakaran rumah tersebut merupakan tanda bahwa kondisi anak perlu didalami agar menemukan akar masalah dan peristiwa tidak kembali terulang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1BMKG Prediksi Sumsel Akan Dilanda Hujan Besok, Palembang Berpotensi Sore dan Malam
- 2Siap-siap, Kemensos dan PT Pos Siapkan Skema Baru Penyaluran Bansos
- 3Avengers Endgame: Encore Resmi Tayang di Bioskop, Simak Perbedaannya dengan Versi 2019
- 4BMKG Prediksi 15 Daerah di Sumsel Masih Dilanda Hujan Besok Rabu 23 September 2026
- 5HP Realme 16 Pro Edisi Harry Potter Rilis di Indonesia, Cek Spesifikasi dan Harganya
- 6Ramalan Zodiak Cancer Hari Ini 23 September 2026: Jangan Terburu-buru Ambil Keputusan
- 7Cek Harga Emas Perhiasan di Palembang Selasa 22 September 2026, Naik atau Turun?
- 8Penyaluran Bansos Tahap 3 September 2026 Segera Berakhir, Cek Status Pencairanmu Segera
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








