YouTuber Otomotif Motomobi Jadi Korban Pungli di BKB Palembang, Pelaku Diamankan Polisi

AKURAT.CO SUMSEL Seorang konten kreator otomotif dengan akun YouTube Motomobi, yang dikenal luas sebagai Om Mobi, menjadi korban pungutan liar saat tengah merekam konten di kawasan Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang.
Aksi tersebut terekam dalam video berdurasi 30 detik dan viral di media sosial Instagram pada akhir pekan lalu.
Dalam video itu, Om Mobi tampak sedang merekam ulasan mobil baru di pelataran BKB.
Namun, aktivitas tersebut terganggu saat seorang pria mendatangi kendaraan yang digunakannya, lalu meminta uang parkir meskipun Om Mobi telah menunjukkan karcis parkir resmi yang dibayar saat memasuki kawasan tersebut.
"Oh, begini saja, pak. Maaf, kamu sudah bayar di depan 5 ribu, kan. Yang sekarang pribadi saja, pak," ujar pelaku dalam video tersebut.
Om Mobi sempat meminta waktu karena timnya sedang melakukan proses pengambilan gambar. Namun pria tersebut tetap bersikeras meminta uang tambahan, bahkan beralasan bahwa uang tersebut akan digunakan untuk membeli kopi.
"Minta uang parkir ya, pak. Untuk beli kopi, pak. Sorry pak ya," tambah pelaku.
Setelah pelaku meninggalkan lokasi, Om Mobi menanggapi situasi tersebut dengan menyebut praktik serupa kerap ditemui di berbagai wilayah di Indonesia.
Baca Juga: Sumsel Dapat Tambahan 2 Helikopter Water Bombing dari BNPB untuk Atasi Karhutla
"Ini biasanya di Indonesia begini, ya. Harusnya ada lapangan pekerjaan buat mereka," ucapnya.
Menyusul viralnya video tersebut, Satreskrim Polrestabes Palembang bertindak cepat. Pelaku yang diketahui bernama Muhammad Zulfikar (33), warga Kecamatan Ilir Barat II, Palembang, berhasil diamankan pada Minggu malam (27/7/2025).
"Benar, anggota kami dari Unit Opsnal Ranmor dan Pidum berhasil mengamankan terduga Muhammad Zulfikar yang viral di media sosial karena melakukan aksi premanisme terhadap YouTuber Motomobi," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Andrie Setiawan, Senin (28/7/2025).
Dari keterangan pihak kepolisian, aksi tersebut terjadi pada Kamis (24/7/2025) sekitar pukul 10.00 WIB. Zulfikar awalnya berdalih meminta uang sebagai bentuk pengamanan parkir, namun permintaan itu disampaikan secara tidak resmi dan bersifat memaksa.
Meskipun pelaku mengaku permintaannya bersifat sukarela, video yang tersebar menunjukkan adanya tekanan kepada korban. Dalam tayangan tersebut, Om Mobi akhirnya menyerahkan uang sebesar Rp 5.000 kepada pelaku, yang kini turut dijadikan barang bukti.
"Saat ini, terlapor masih dalam proses pendataan dan pembinaan oleh Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang," tutup Andrie.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Penyaluran Bansos Tahap 4 Oktober 2026 Segera Berakhir, Cek Tanda Bantuan Siap Cair
- 2Dokter Muda di Palembang Laporkan Dugaan Penganiayaan oleh Mertua, Leher Dicekik hingga HP Dibanting
- 3Pencairan Bansos PKH BPNT Tahap 4 Oktober 2026 Segera Berakhir, Bagaimana BLT Kesra?
- 4Hari Ini 28 Oktober 2026 Libur atau Tidak? Cek Ketentuan SKB 3 Menteri
- 5Harga Emas Perhiasan Palembang Turun Tipis Hari Ini, Cek Rincian Terbarunya
- 6Sumsel United Curi Poin di Menit Akhir, Nasuha Siapkan Evaluasi Jelang Hadapi Semen Padang
- 7PLN Palembang Jadwalkan Pemadaman Listrik 2,5 Jam Siang Ini, Cek Lokasi Terdampaknya
- 8Link dan Panduan Cek Desil Bansos Online Oktober 2026, Cukup Pakai HP Bisa dari Mana Saja
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu






