Sumsel

YouTuber Otomotif Motomobi Jadi Korban Pungli di BKB Palembang, Pelaku Diamankan Polisi

Maman Suparman | 28 Juli 2025, 15:20 WIB
 YouTuber Otomotif Motomobi Jadi Korban Pungli di BKB Palembang, Pelaku Diamankan Polisi

AKURAT.CO SUMSEL Seorang konten kreator otomotif dengan akun YouTube Motomobi, yang dikenal luas sebagai Om Mobi, menjadi korban pungutan liar saat tengah merekam konten di kawasan Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang.

Aksi tersebut terekam dalam video berdurasi 30 detik dan viral di media sosial Instagram pada akhir pekan lalu.

Dalam video itu, Om Mobi tampak sedang merekam ulasan mobil baru di pelataran BKB.

Namun, aktivitas tersebut terganggu saat seorang pria mendatangi kendaraan yang digunakannya, lalu meminta uang parkir meskipun Om Mobi telah menunjukkan karcis parkir resmi yang dibayar saat memasuki kawasan tersebut.

"Oh, begini saja, pak. Maaf, kamu sudah bayar di depan 5 ribu, kan. Yang sekarang pribadi saja, pak," ujar pelaku dalam video tersebut.

Om Mobi sempat meminta waktu karena timnya sedang melakukan proses pengambilan gambar. Namun pria tersebut tetap bersikeras meminta uang tambahan, bahkan beralasan bahwa uang tersebut akan digunakan untuk membeli kopi.

"Minta uang parkir ya, pak. Untuk beli kopi, pak. Sorry pak ya," tambah pelaku.

Setelah pelaku meninggalkan lokasi, Om Mobi menanggapi situasi tersebut dengan menyebut praktik serupa kerap ditemui di berbagai wilayah di Indonesia.

Baca Juga: Sumsel Dapat Tambahan 2 Helikopter Water Bombing dari BNPB untuk Atasi Karhutla

"Ini biasanya di Indonesia begini, ya. Harusnya ada lapangan pekerjaan buat mereka," ucapnya.

Menyusul viralnya video tersebut, Satreskrim Polrestabes Palembang bertindak cepat. Pelaku yang diketahui bernama Muhammad Zulfikar (33), warga Kecamatan Ilir Barat II, Palembang, berhasil diamankan pada Minggu malam (27/7/2025).

"Benar, anggota kami dari Unit Opsnal Ranmor dan Pidum berhasil mengamankan terduga Muhammad Zulfikar yang viral di media sosial karena melakukan aksi premanisme terhadap YouTuber Motomobi," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Andrie Setiawan, Senin (28/7/2025).

Dari keterangan pihak kepolisian, aksi tersebut terjadi pada Kamis (24/7/2025) sekitar pukul 10.00 WIB. Zulfikar awalnya berdalih meminta uang sebagai bentuk pengamanan parkir, namun permintaan itu disampaikan secara tidak resmi dan bersifat memaksa.

Meskipun pelaku mengaku permintaannya bersifat sukarela, video yang tersebar menunjukkan adanya tekanan kepada korban. Dalam tayangan tersebut, Om Mobi akhirnya menyerahkan uang sebesar Rp 5.000 kepada pelaku, yang kini turut dijadikan barang bukti.

"Saat ini, terlapor masih dalam proses pendataan dan pembinaan oleh Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang," tutup Andrie.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia