Sumsel

Palembang Diguyur Hujan Pagi Hari Usai Berbulan-bulan Kering, Warga "Alhamdulillah, Penantian Panjang"

Kurnia | 26 Oktober 2026, 09:00 WIB
Palembang Diguyur Hujan Pagi Hari Usai Berbulan-bulan Kering, Warga "Alhamdulillah, Penantian Panjang"
Hujan. - (Magnific)

AKURAT.CO SUMSEL Hujan mengguyur Kota Palembang, Sumatera Selatan, pada Senin pagi (26/10/2026), setelah berbulan-bulan wilayah tersebut dilanda cuaca panas dan minim hujan.

Turunnya hujan disambut rasa syukur oleh masyarakat, terutama di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang belakangan mengganggu aktivitas warga.

Hujan yang turun sejak pagi membawa harapan bagi masyarakat setelah sekitar empat bulan merasakan kondisi cuaca kering.

Selain membuat udara terasa lebih sejuk, hujan juga diharapkan dapat membantu mengurangi debu dan asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Palembang.

Tiana, salah seorang warga berharap hujan dapat berlangsung secara merata dan membantu memperbaiki kualitas udara dan matikan api karhutla.

"Alhamdulillah, penantian panjang akhirnya hujan juga," ucapnya.

Lanjutnya. Meski demikian, hujan di Kota Palembang belum tentu langsung memadamkan seluruh titik api di wilayah Sumatera Selatan.

Baca Juga: Ada Fenomena Hunter's Moon Malam Ini, Catat Waktu Terbaik untuk Melihat Menurut BMKG

"Upaya pemadaman dan pemantauan karhutla tetap diperlukan, terutama di kawasan lahan gambut yang dapat menyimpan bara api di bawah permukaan tanah," katanya.

Masyarakat pun berharap hujan terus turun dalam beberapa hari ke depan sehingga kondisi udara membaik dan aktivitas sehari-hari dapat kembali berjalan dengan nyaman.

Hujan pagi ini menjadi momen yang disyukuri warga Palembang setelah menghadapi cuaca panas dan kabut asap selama beberapa waktu terakhir.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia