Sumsel

Heboh Flyer Pawai LGBT di BKB Palembang, Polisi Tegaskan Hoaks

Deny Wahyudi | 26 September 2026, 14:28 WIB
Heboh Flyer Pawai LGBT di BKB Palembang, Polisi Tegaskan Hoaks
Heboh Flyer Pawai LGBT di BKB Palembang, Polisi Tegaskan Hoaks

AKURAT.CO SUMSEL Warga Palembang dihebohkan dengan beredarnya flyer digital yang mengatasnamakan kegiatan bertajuk "Pawai Semarak LGBT" di kawasan Benteng Kuto Besak (BKB).

Flyer tersebut beredar di sejumlah grup WhatsApp. Di dalamnya tercantum ajakan dengan kalimat "Jangan membenci ciptaan Tuhan, keadilan untuk kami".

Selain itu, flyer menyebut kegiatan akan berlangsung mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai di kawasan BKB Palembang.

Namun, informasi tersebut dipastikan tidak benar oleh Polrestabes Palembang.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan menegaskan flyer yang beredar tersebut merupakan hoaks. Masyarakat diminta tidak mempercayai ataupun mengikuti ajakan yang tercantum dalam flyer.

Baca Juga: Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Bawa Baterai 6.000 mAh

"Flyer yang berisikan pawai LGBT tersebut adalah hoaks. Kami mengimbau masyarakat jangan percaya dengan ajakan pawai LGBT yang beredar tersebut," tegas Sonny.

Sebelum memberikan klarifikasi, Sat Intelkam Polrestabes Palembang melakukan penelusuran terhadap akun yang tercantum dalam flyer tersebut.

Hasil pengecekan menunjukkan bahwa pemilik akun yang dicantumkan dalam flyer tidak pernah membuat maupun menyebarkan informasi tersebut.

Temuan itu menjadi salah satu dasar polisi memastikan informasi mengenai rencana pawai tersebut merupakan hoaks.

Polisi kemudian mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.

Masyarakat juga diminta tidak langsung meneruskan informasi yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan keresahan.

Sonny meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh ajakan yang sumbernya tidak jelas.

Ia mengimbau masyarakat melakukan pengecekan terlebih dahulu melalui sumber resmi pemerintah maupun kepolisian sebelum mempercayai dan menyebarkan sebuah informasi.

"Jangan percaya ajakan pawai LGBT tersebut," tandasnya.

Polrestabes Palembang juga mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap penggunaan nama maupun akun tertentu dalam sebuah konten digital.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia