Enam Helikopter Water Bombing Dikerahkan Padamkan Karhutla di Sumsel, OKI Jadi Fokus

AKURAT.CO SUMSEL Sebanyak enam helikopter water bombing dikerahkan untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan.
Dari jumlah tersebut, empat unit difokuskan untuk melakukan pemadaman di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman mengatakan, selain OKI, operasi pemadaman juga dilakukan di Kabupaten Banyuasin dan Muara Enim.
"Helikopter WB dikerahkan untuk pemadaman di OKI, Banyuasin, dan Muara Enim. Terbanyak dikerahkan ke wilayah OKI, empat unit. Dua unit lagi dibagi ke Banyuasin dan Muara Enim," ujar Sudirman, Jumat (25/9/2026).
Untuk wilayah OKI, pemadaman dilakukan di sejumlah titik yang tersebar di Cengal, Sungai Menang, Tulung Selapan, Sungai Bungin, dan Pangkalan Lampam.
Di Sungai Menang, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 10 hektare. Helikopter telah melakukan 14 kali water bombing dan sekitar 4 hektare lahan berhasil dipadamkan.
Baca Juga: Harga Cabai di Palembang Tembus Rp75 Ribu, Pasokan Berkurang dan Rantai Distribusi Jadi Sorotan
Sementara di Cengal, karhutla terjadi di lahan seluas 8 hektare. Pemadaman dilakukan sebanyak 12 kali water bombing dengan luas lahan yang berhasil dipadamkan mencapai 4 hektare.
Kondisi serupa terjadi di Tulung Selapan. Dari sekitar 10 hektare lahan yang terbakar, pemadaman telah dilakukan sebanyak 13 kali water bombing dan sekitar 5 hektare berhasil dipadamkan.
Titik karhutla di Sungai Bungin menjadi salah satu yang mendapat penanganan intensif. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 10 hektare dengan 66 kali water bombing telah dilakukan. Dari luasan tersebut, sekitar 5 hektare telah berhasil dipadamkan.
Sedangkan di Pangkalan Lampam, luas lahan terbakar mencapai 8 hektare. Sebanyak 34 kali water bombing dilakukan dan sekitar 4 hektare lahan berhasil dipadamkan.
Selain OKI, dua helikopter water bombing juga dikerahkan ke Muara Enim dan Banyuasin.
Di wilayah Gelumbang, Muara Enim, luas lahan terbakar diperkirakan mencapai 10 hektare. Pemadaman dilakukan sebanyak 84 kali water bombing dan sekitar 5 hektare lahan berhasil dipadamkan.
Sementara di Muara Padang, Banyuasin, karhutla tercatat membakar sekitar 13 hektare lahan. Sebanyak 59 kali water bombing dilakukan dengan luas lahan yang berhasil dipadamkan mencapai 6 hektare.
Meski pemadaman melalui udara telah dilakukan berulang kali, sejumlah titik masih mengeluarkan asap.
"Seluruhnya hingga akhir pemadaman masih dalam kondisi berasap. Pemadaman akan dilanjutkan hari ini setelah menerima informasi hotspot dari patroli udara," kata Sudirman.
BPBD Sumsel akan kembali mengerahkan helikopter untuk pemadaman setelah memperoleh informasi terbaru mengenai keberadaan titik panas dari hasil patroli udara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Siap-siap, Kemensos dan PT Pos Siapkan Skema Baru Penyaluran Bansos
- 2BMKG Prediksi Sumsel Akan Dilanda Hujan Besok, Palembang Berpotensi Sore dan Malam
- 3Penyaluran Bansos Tahap 3 September 2026 Berakhir Minggu Depan, Cek Tanda Bantuan Siap Cair
- 4Avengers Endgame: Encore Resmi Tayang di Bioskop, Simak Perbedaannya dengan Versi 2019
- 5Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026
- 6Samsung Galaxy A08 Resmi Rilis di Indonesia, Cek Spesifikasi dan Harganya
- 7Harvest Moon 26-27 September 2026, Ini Waktu Puncak Bulan Purnama di Indonesia
- 8Ramalan Zodiak Cancer Hari Ini 23 September 2026: Jangan Terburu-buru Ambil Keputusan
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









