Sumsel

Nilai Tukar Petani Sumsel Agustus 2026: Pekebun 169,97, Tanaman Pangan 104,89

Kurnia | 22 September 2026, 22:00 WIB
Nilai Tukar Petani Sumsel Agustus 2026: Pekebun 169,97, Tanaman Pangan 104,89

AKURAT.CO SUMSEL Nilai Tukar Petani (NTP) di Sumatera Selatan (Sumsel) menunjukkan tren meningkat sepanjang 2026 hingga Agustus.

Berdasarkan data perkembangan NTP menurut sektor, NTP umum Sumsel tercatat 129,66 pada Januari 2026. Angka tersebut kemudian terus bergerak naik dan mencapai 150,53 pada Agustus 2026.

Artinya, NTP umum mengalami kenaikan sekitar 20,87 poin sejak awal tahun.

Kenaikan paling terlihat mulai Mei hingga Agustus. Pada Mei, NTP umum berada di level 141,54, kemudian naik menjadi 149,39 pada Juni.

Pada Juli, NTP sempat turun tipis menjadi 148,18 sebelum kembali meningkat menjadi 150,53 pada Agustus.

Jika dilihat berdasarkan sektor, nilai tukar pekebun menjadi yang tertinggi dibandingkan sektor pertanian lainnya.

NTP pekebun tercatat 141,53 pada Januari dan terus meningkat hingga mencapai 169,97 pada Agustus 2026.

Kenaikan cukup signifikan terjadi pada Mei ketika NTP pekebun mencapai 158,12. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi 169,39 pada Juni, sebelum sedikit turun ke 167,29 pada Juli.

Baca Juga: Dua PPPK Satpol PP Palembang Dipecat, Lebih dari 3 Bulan Tak Masuk Kerja

Pada Agustus, NTP pekebun kembali menguat hingga 169,97.

Sementara itu, NTP tanaman pangan bergerak relatif stabil di kisaran 100 sepanjang periode Januari-Agustus.

Pada Januari, NTP tanaman pangan tercatat 101,67, kemudian turun menjadi 100,90 pada Februari dan 100,85 pada Maret.

Setelah itu, angkanya perlahan meningkat hingga mencapai 104,89 pada Agustus.

Untuk tanaman hortikultura, NTP tercatat 96,90 pada Januari. Angka tersebut sempat meningkat menjadi 100,19 pada Mei dan kemudian berada di level 100,09 pada Agustus.

NTP peternakan juga bergerak di kisaran 100. Pada Januari tercatat 102,93 dan mencapai 105,59 pada Maret.

Namun, angkanya kembali turun pada April hingga Juli sebelum naik menjadi 103,07 pada Agustus.

Sementara itu, NTP perikanan justru menunjukkan kecenderungan menurun. Dari 104,49 pada Januari, angkanya turun menjadi 101,25 pada Agustus.

Dengan perkembangan tersebut, sektor perkebunan menjadi sektor dengan NTP tertinggi pada Agustus 2026, yakni 169,97. Disusul sektor perikanan 101,25, tanaman pangan 104,89, peternakan 103,07 dan hortikultura 100,09.

Data tersebut menunjukkan adanya perbedaan perkembangan daya tukar petani dan pekebun antar sektor sepanjang Januari hingga Agustus 2026.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia