Festival Perahu Bidar 2026 Dipindah ke Keramasan? Pemkot Palembang Siapkan Konsep Baru

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Kota Palembang mulai mematangkan persiapan Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 yang menjadi salah satu agenda unggulan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Tahun ini, festival berpeluang digelar di kawasan Keramasan sebagai lokasi alternatif menyusul masih berlangsungnya revitalisasi kawasan Benteng Kuto Besak (BKB).
Persiapan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Persiapan dan Pemantapan Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 yang dipimpin Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palembang, Isnaini Madani, di Ruang Rapat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palembang, Kamis (30/7/2026).
Isnaini mengatakan Festival Perahu Bidar bukan sekadar perlombaan olahraga tradisional, tetapi juga merupakan bagian dari identitas budaya masyarakat Palembang yang harus terus dijaga dan dilestarikan.
Baca Juga: Polrestabes Palembang Ringkus Remaja 15 Tahun Pelaku Jambret Pelajar, Satu DPO Diburu
"Festival ini merupakan warisan budaya yang menjadi kebanggaan Kota Palembang. Karena itu, seluruh persiapan harus dilakukan secara matang agar pelaksanaannya berjalan lancar dan memberikan kesan yang baik bagi masyarakat maupun wisatawan," ujarnya.
Menurutnya, koordinasi lintas organisasi perangkat daerah dilakukan untuk memastikan seluruh aspek penyelenggaraan telah dipersiapkan, mulai dari kesiapan lokasi, teknis perlombaan, pengamanan, pengaturan lalu lintas, hingga kenyamanan peserta dan penonton.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang Muhammad Irman mengungkapkan, Keramasan menjadi salah satu lokasi yang dipertimbangkan sebagai venue pelaksanaan festival tahun ini.
Pemilihan lokasi tersebut dilakukan karena kawasan Benteng Kuto Besak yang selama ini menjadi pusat penyelenggaraan masih dalam proses revitalisasi.
Meski kemungkinan berpindah lokasi, Irman memastikan nuansa tradisional yang menjadi ciri khas Festival Perahu Bidar tetap akan dipertahankan.
"Kami ingin nilai budaya dan tradisi yang melekat pada Festival Perahu Bidar tetap terjaga, meskipun pelaksanaannya nanti berada di lokasi yang berbeda," katanya.
Ia menjelaskan konsep perlombaan akan disesuaikan dengan kondisi lintasan di lokasi baru. Beberapa aspek teknis seperti panjang lintasan, jumlah perahu yang bertanding dalam satu sesi, hingga durasi perlombaan akan dirancang dengan mengutamakan keselamatan peserta.
Pemkot Palembang juga telah membuka pendaftaran peserta. Hingga saat ini, panitia menargetkan lebih dari 10 tim ikut ambil bagian dalam perlombaan yang menjadi salah satu ikon budaya Kota Palembang tersebut.
Selain sebagai upaya melestarikan tradisi, Festival Perahu Bidar juga diharapkan mampu mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.
Melalui penyelenggaraan event budaya berskala kota, Pemkot berharap jumlah kunjungan wisatawan meningkat sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Palembang kepada masyarakat yang lebih luas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1BMKG Prediksi 12 Daerah Sumsel Akan Dilanda Hujan Besok, Cek Daftar Wilayahnya
- 2Cek Bansos Kemensos September 2026, BPNT Rp600 000 Siap Cair
- 3Ramai Isu Gempa Megathrust Ancam Indonesia, Apa Saja yang Harus Disiapkan?
- 47 Daerah Sumsel Berstatus Awas Kekeringan, Palembang dan Prabumulih Siaga
- 55 Ramalan Zodiak Hari Ini yang Diprediksi Bersedih, Ada yang Sulit Melupakan Masa Lalu
- 6Harga iPhone Lama Usai iPhone 18 Pro Meluncur, Naik hingga Rp3 Jutaan per Produk
- 7Profil dan Rekam Jejak Suahazil Nazara, Menteri Keuangan Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa
- 8PLN Jadwalkan Pemeliharaan Listrik di Palembang, Cek Wilayah dan Jamnya
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









