Ratu Dewa Semprot OPD, Serapan Anggaran Pemkot Palembang Baru 35 Persen

AKURAT.CO SUMSEL Wali Kota Palembang Ratu Dewa memberi peringatan keras kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang belum maksimal merealisasikan anggaran.
Hingga akhir semester I 2026, serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kota Palembang baru mencapai 35 persen, masih jauh di bawah target 50 persen pada triwulan II.
Ratu Dewa mengatakan rendahnya realisasi anggaran menjadi perhatian serius karena pemerintah daerah telah mendapat peringatan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait capaian serapan anggaran.
"Ada surat edaran dari Mendagri, kalau serapan anggaran masih minim akan mendapat peringatan. Karena itu Sekda harus terus mendorong OPD agar realisasinya meningkat, sebab yang menjadi perhatian adalah kepala daerah," ujar Ratu Dewa.
Menurutnya, percepatan pelaksanaan program harus menjadi prioritas agar anggaran yang telah dialokasikan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Selain itu, Ratu Dewa mengaku akan memberikan evaluasi khusus terhadap OPD yang mengajukan penambahan anggaran, tetapi belum mampu mengoptimalkan anggaran yang sudah tersedia.
"Cak iyoan nian minta tambah anggaran, tapi yang sudah ada saja belum terserap. Ini tentu menjadi catatan bagi kami," tegasnya.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa Pemerintah Kota Palembang akan lebih selektif dalam menyetujui usulan tambahan anggaran pada pembahasan berikutnya.
Dispora Akui Serapan Masih Rendah
Salah satu OPD yang mengakui serapan anggarannya belum mencapai target adalah Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Palembang.
Kepala Dispora Palembang, Adrianus Amri, menyebut hingga saat ini realisasi penggunaan anggaran di instansinya masih berada di bawah 33 persen, atau belum memenuhi target semester pertama yang ditetapkan sebesar 50 persen.
"Realisasi penggunaan anggaran di Dispora memang masih di bawah target. Saat ini masih di bawah 33 persen dari target 50 persen," katanya.
Ia menjelaskan, sebagian besar anggaran Dispora dialokasikan untuk belanja hibah. Sementara sejumlah proyek pembangunan fasilitas olahraga masih berada pada tahap administrasi dan pelaksanaan, sehingga penyerapan anggaran diperkirakan akan meningkat pada semester kedua.
"Anggaran terbesar terserap melalui hibah. Sedangkan pembangunan fasilitas olahraga masih dalam proses, sehingga realisasi anggaran diperkirakan lebih besar pada akhir tahun," jelas Adrianus.
Meski demikian, Dispora memastikan program pembinaan atlet dan cabang olahraga tetap berjalan.
Pihaknya juga terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam menghadapi agenda olahraga pada 2027, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan Pekan Praprov Disabilitas yang akan digelar di Lubuklinggau.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1BMKG Prediksi 12 Daerah Sumsel Akan Dilanda Hujan Besok, Cek Daftar Wilayahnya
- 2Cek Bansos Kemensos September 2026, BPNT Rp600 000 Siap Cair
- 3Ramai Isu Gempa Megathrust Ancam Indonesia, Apa Saja yang Harus Disiapkan?
- 47 Daerah Sumsel Berstatus Awas Kekeringan, Palembang dan Prabumulih Siaga
- 55 Ramalan Zodiak Hari Ini yang Diprediksi Bersedih, Ada yang Sulit Melupakan Masa Lalu
- 6Profil dan Rekam Jejak Suahazil Nazara, Menteri Keuangan Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa
- 7Antrean BBM di Palembang Tembus 10 Jam, Herman Deru Soroti Pasokan Pertalite dan Bio Solar
- 8Harga iPhone Lama Usai iPhone 18 Pro Meluncur, Naik hingga Rp3 Jutaan per Produk
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









