Lindungi Guru dari Konflik dan Jerat Hukum, Ratu Dewa Percepat Pembentukan Satgas di Palembang

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Kota Palembang bergerak memperkuat perlindungan bagi para guru dan tenaga kependidikan.
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, meminta pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Perlindungan Pendidik dan Tenaga Kependidikan segera direalisasikan agar para guru dapat menjalankan tugas tanpa rasa khawatir.
Hal tersebut disampaikan saat membuka Sosialisasi Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Advokasi Perlindungan Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Gedung Graha Serbaguna Palembang, Kamis (11/6/2026).
Menurut Ratu Dewa, guru merupakan ujung tombak dalam mencetak generasi masa depan.
Karena itu, mereka harus mendapatkan jaminan perlindungan yang memadai, baik dari potensi konflik di lingkungan pendidikan maupun persoalan hukum yang dapat mengganggu tugas profesional mereka.
Baca Juga: Piala Dunia 2026 Bisa Ditonton Gratis di TV Biasa, Cukup Pakai Alat Ini
"Guru dan tenaga kependidikan harus merasa aman saat menjalankan tugasnya. Dengan perlindungan yang jelas, mereka bisa lebih fokus mendidik dan mengembangkan potensi peserta didik," ujarnya.
Ratu Dewa menegaskan, kehadiran Satgas Perlindungan Pendidik merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perlindungan bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan.
Regulasi tersebut dinilai penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh pihak.
Menurutnya, sekolah seharusnya menjadi ruang pembelajaran yang mendukung tumbuh kembang siswa, bukan tempat yang rentan terhadap konflik maupun permasalahan yang dapat menghambat proses pendidikan.
Satgas yang akan dibentuk nantinya diharapkan menjadi wadah koordinasi, pendampingan, serta penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi guru dan tenaga kependidikan di lapangan.
Selain menyoroti aspek perlindungan, Ratu Dewa juga mengungkapkan rencana peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan melalui program "Satu Sekolah Satu Guru Strata Dua (S2)".
Program tersebut akan dijalankan secara bertahap sebagai upaya meningkatkan kompetensi tenaga pendidik di Kota Palembang.
"Kami ingin kualitas pendidikan terus meningkat. Salah satu langkah yang akan didorong adalah program satu sekolah satu guru S2 agar kualitas tenaga pendidik semakin baik dan berdampak pada mutu peserta didik," katanya.
Dalam kesempatan itu, Ratu Dewa juga mengingatkan para pendidik untuk terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, serta menjunjung tinggi etika profesi.
Tak hanya itu, ia menekankan pentingnya kedisiplinan dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekolah sebagai bagian dari pendidikan karakter.
Menurutnya, guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga menjadi teladan bagi peserta didik dalam membangun budaya disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan.
"Keteladanan adalah bagian penting dari proses pendidikan. Apa yang dilakukan guru akan menjadi contoh bagi anak-anak didik," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1BMKG Prediksi Sumsel Akan Dilanda Hujan Besok, Palembang Berpotensi Sore dan Malam
- 2Siap-siap, Kemensos dan PT Pos Siapkan Skema Baru Penyaluran Bansos
- 3Avengers Endgame: Encore Resmi Tayang di Bioskop, Simak Perbedaannya dengan Versi 2019
- 4BMKG Prediksi 15 Daerah di Sumsel Masih Dilanda Hujan Besok Rabu 23 September 2026
- 5HP Realme 16 Pro Edisi Harry Potter Rilis di Indonesia, Cek Spesifikasi dan Harganya
- 6Ramalan Zodiak Cancer Hari Ini 23 September 2026: Jangan Terburu-buru Ambil Keputusan
- 7Cek Harga Emas Perhiasan di Palembang Selasa 22 September 2026, Naik atau Turun?
- 8Penyaluran Bansos Tahap 3 September 2026 Segera Berakhir, Cek Status Pencairanmu Segera
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








