Masuk Awal Kemarau, BMKG Ungkap Daerah Sumsel yang Masih Berpotensi Diguyur Hujan

AKURAT.CO SUMSEL Kondisi cuaca di Sumatera Selatan (Sumsel) pada pekan pertama Juni 2026 diperkirakan didominasi cuaca cerah hingga cerah berawan.
Meski demikian, sejumlah daerah masih berpotensi diguyur hujan ringan sehingga masyarakat diminta tetap mewaspadai perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Berdasarkan analisis kondisi atmosfer terkini, pola angin timuran masih mendominasi wilayah Indonesia.
Di sisi lain, keberadaan belokan angin di sekitar wilayah ekuator turut memengaruhi pembentukan awan hujan di beberapa daerah di Sumatera Selatan.
Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Siswanto, mengatakan sebagian besar wilayah Sumsel akan mengalami curah hujan kategori rendah pada periode 1 hingga 7 Juni 2026. Kondisi tersebut menunjukkan adanya tren penurunan intensitas hujan dibandingkan periode sebelumnya.
Pada periode 1–4 Juni, hujan ringan berpotensi terjadi di wilayah Musi Rawas Utara, Muara Enim, Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Selatan, dan Ogan Komering Ilir (OKI).
Sementara itu, memasuki 5–7 Juni, potensi hujan diprakirakan bergeser ke OKU Selatan, Muara Enim, OKI, Banyuasin, Musi Banyuasin, serta Musi Rawas.
Baca Juga: Sempat Bikin Takut Warga, Foto Pocong Gentayangan di Gandus Palembang Ternyata Editan AI
Meski peluang hujan masih ada, cuaca cerah yang lebih dominan dinilai menjadi indikasi mulai berkurangnya curah hujan di sejumlah daerah.
Kondisi ini perlu mendapat perhatian karena dapat meningkatkan risiko munculnya titik panas atau hotspot yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
BMKG mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa terjadi secara lokal.
Selain itu, warga juga diminta tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan mengingat kondisi cuaca yang semakin kering dapat mempercepat penyebaran api.
Dengan tren cuaca yang cenderung lebih cerah dalam sepekan ke depan, upaya pencegahan karhutla dinilai perlu menjadi perhatian bersama, terutama di wilayah yang selama ini masuk dalam kawasan rawan kebakaran saat musim kemarau mulai berlangsung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1BMKG Prediksi 12 Daerah Sumsel Akan Dilanda Hujan Besok, Cek Daftar Wilayahnya
- 2Cek Bansos Kemensos September 2026, BPNT Rp600 000 Siap Cair
- 3Ramai Isu Gempa Megathrust Ancam Indonesia, Apa Saja yang Harus Disiapkan?
- 47 Daerah Sumsel Berstatus Awas Kekeringan, Palembang dan Prabumulih Siaga
- 55 Ramalan Zodiak Hari Ini yang Diprediksi Bersedih, Ada yang Sulit Melupakan Masa Lalu
- 6Harga iPhone Lama Usai iPhone 18 Pro Meluncur, Naik hingga Rp3 Jutaan per Produk
- 7Profil dan Rekam Jejak Suahazil Nazara, Menteri Keuangan Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa
- 8PLN Jadwalkan Pemeliharaan Listrik di Palembang, Cek Wilayah dan Jamnya
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









