Tiga Jemaah Haji Sumsel Sakit di Tanah Suci, Tim Medis Siaga 24 Jam

AKURAT.CO SUMSEL Tiga jemaah haji asal Sumatera Selatan (Sumsel) saat ini menjalani perawatan di rumah sakit di Tanah Suci setelah mengalami gangguan kesehatan usai tiba di Arab Saudi. Kondisi mereka terus dipantau secara intensif oleh tim medis.
Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Trisnawarman, mengatakan pihaknya menerima laporan dari petugas kesehatan yang mendampingi jemaah di Madinah dan Makkah terkait kondisi tersebut.
“Ada tiga jemaah yang sakit dan saat ini dirawat di rumah sakit di Tanah Suci. Jika kondisinya sudah membaik, mereka bisa kembali melanjutkan rangkaian ibadah,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).
Menurutnya, pengawasan kesehatan dilakukan secara ketat dan berkelanjutan.
Tim medis yang bertugas tidak hanya memberikan penanganan langsung, tetapi juga rutin mengirim laporan kondisi jemaah untuk memastikan respons cepat terhadap setiap keluhan, terutama bagi jemaah dengan risiko tinggi.
Baca Juga: Ratu Dewa Terima Masukan LKPSS, Penanganan Banjir Jadi Fokus Utama
Sorotan terhadap pentingnya layanan kesehatan juga disampaikan Menteri Haji dan Umrah RI, M. Irfan Yusuf. Ia menegaskan bahwa aspek kesehatan menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan ibadah haji.
“Tim kesehatan bekerja sangat serius. Jika ada jemaah yang tidak layak, maka tidak akan diberangkatkan,” katanya.
Meski ada jemaah yang dirawat, secara umum kondisi jemaah Indonesia di Tanah Suci dilaporkan dalam keadaan baik. Sejumlah kendala kecil disebut dapat ditangani dengan cepat oleh petugas di lapangan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Sumsel, Edward Candra, menambahkan bahwa pengawasan kesehatan telah dilakukan sejak sebelum keberangkatan. Bahkan, sejumlah calon jemaah harus menunda perjalanan karena tidak memenuhi syarat kesehatan.
“Ini bagian dari upaya memastikan seluruh jemaah dapat beribadah dengan aman dan lancar,” ujarnya.
Di tengah kondisi tersebut, aktivitas ibadah jemaah tetap berlangsung sesuai tahapan. Sebagian jemaah masih menjalani arbain di Masjid Nabawi, sementara lainnya telah bergerak ke Makkah untuk melaksanakan umrah wajib.
Pemerintah berharap penanganan cepat terhadap jemaah yang sakit serta pengawasan kesehatan yang ketat dapat memastikan seluruh jemaah asal Sumsel tetap dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar hingga kembali ke tanah air dalam kondisi sehat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1BMKG Prediksi Sumsel Akan Dilanda Hujan Besok, Palembang Berpotensi Sore dan Malam
- 2Siap-siap, Kemensos dan PT Pos Siapkan Skema Baru Penyaluran Bansos
- 3Avengers Endgame: Encore Resmi Tayang di Bioskop, Simak Perbedaannya dengan Versi 2019
- 4BMKG Prediksi 15 Daerah di Sumsel Masih Dilanda Hujan Besok Rabu 23 September 2026
- 5HP Realme 16 Pro Edisi Harry Potter Rilis di Indonesia, Cek Spesifikasi dan Harganya
- 6Ramalan Zodiak Cancer Hari Ini 23 September 2026: Jangan Terburu-buru Ambil Keputusan
- 7Cek Harga Emas Perhiasan di Palembang Selasa 22 September 2026, Naik atau Turun?
- 8Penyaluran Bansos Tahap 3 September 2026 Segera Berakhir, Cek Status Pencairanmu Segera
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








