Sumsel

Nissan Siapkan GT-R R36, Arah Baru Mobil Performa di Era Elektrifikasi

Kurnia | 2 Mei 2026, 13:11 WIB
Nissan Siapkan GT-R R36, Arah Baru Mobil Performa di Era Elektrifikasi
Nissan GT-R R36.

AKURAT.CO SUMSEL Nama Nissan kembali menjadi sorotan seiring munculnya kabar pengembangan generasi terbaru mobil sport ikonik mereka, Nissan GT-R R36.

Model ini digadang-gadang menjadi langkah besar dalam evolusi lini performa Nissan di tengah perubahan industri otomotif global.

Selama lebih dari satu dekade, GT-R R35 yang meluncur pada 2007 dikenal sebagai simbol performa tinggi dengan teknologi canggih.

Dibekali mesin V6 twin-turbo dan sistem penggerak all-wheel drive, model ini mampu bersaing dengan berbagai supercar Eropa dengan harga yang relatif lebih terjangkau.

Namun, usia panjang R35 kini menjadi tantangan. Persaingan dari produsen seperti Porsche, Ferrari, dan Lamborghini menuntut Nissan menghadirkan inovasi baru agar tetap relevan di segmen mobil performa.

Baca Juga: Iran Tuduh AS Tidak Transparan soal Biaya Perang, Pentagon Bantah Klaim Membengkak

GT-R R36 disebut tidak hanya sebagai pembaruan, tetapi juga revolusi.

Nissan dikabarkan tengah mengarahkan model ini ke era elektrifikasi, sejalan dengan strategi jangka panjang perusahaan melalui visi Nissan Ambition 2030.

Sejumlah laporan menyebutkan bahwa Nissan mempertimbangkan dua pendekatan utama, yakni penggunaan sistem hybrid performa tinggi atau pengembangan mobil listrik sepenuhnya.

Baca Juga: Iran Tuduh AS Tidak Transparan soal Biaya Perang, Pentagon Bantah Klaim Membengkak

Opsi hybrid dinilai menjadi langkah realistis dengan menggabungkan mesin konvensional dan motor listrik untuk menghasilkan tenaga besar sekaligus efisiensi yang lebih baik.

Di sisi lain, peluang hadirnya GT-R listrik murni juga terbuka, mengikuti tren industri yang mulai beralih ke kendaraan bebas emisi dengan performa ekstrem.

Dalam pengembangannya, Nissan disebut akan memanfaatkan teknologi dari dunia balap, termasuk pengalaman di ajang seperti Super GT dan Formula E.

Salah satu inovasi yang disorot adalah penggunaan baterai solid-state yang menawarkan kepadatan energi lebih tinggi, pengisian lebih cepat, serta bobot lebih ringan dibanding baterai konvensional.

Dari sisi desain, GT-R R36 diperkirakan tetap mempertahankan ciri khas seperti lampu belakang bulat dan tampilan agresif, namun dengan sentuhan futuristik.

Penggunaan material ringan seperti serat karbon serta teknologi aerodinamika aktif juga diprediksi akan menjadi bagian penting dari desainnya.

Interior kendaraan ini juga diyakini akan mengalami perubahan signifikan, dengan konsep kabin digital, layar besar, serta fitur konektivitas modern yang lebih canggih.

Dalam hal performa, GT-R R36 diproyeksikan melampaui pendahulunya. Jika menggunakan sistem hybrid, tenaga yang dihasilkan disebut bisa mencapai lebih dari 700 hingga 800 tenaga kuda.

Akselerasi dari 0 hingga 100 km/jam pun diperkirakan berada di bawah tiga detik.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia