11 Titik Genangan Jadi Sorotan, Ini Penyebab Banjir di Palembang

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Kota Palembang memetakan 11 titik rawan banjir sebagai prioritas utama penanganan.
Langkah ini diambil untuk mengurai persoalan genangan yang selama ini kerap mengganggu aktivitas warga, terutama saat hujan deras dan pasang air Sungai Musi.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU PR), penanganan difokuskan tidak hanya pada percepatan normalisasi, tetapi juga pada identifikasi akar persoalan di masing-masing titik.
Kepala Dinas PU PR Kota Palembang, Yudha F, menyebut persoalan banjir di kota ini bersifat kompleks dan berbeda di tiap lokasi.
“Masalahnya tidak sama. Ada yang karena sedimentasi, sampah, penyempitan saluran, hingga pengaruh pasang Sungai Musi,” ujarnya, Jumat (24/11/2026).
Baca Juga: Viral di Palembang, Pengendara Tanpa Helm Tantang Polisi Saat Ditilang
Berikut 11 titik prioritas beserta permasalahan utamanya:
Pertama, kawasan Jalan Demang Lebar Daun (Simpang Polda) hingga UIGM. Di titik ini, aliran air menyempit akibat crossdrain di bawah flyover serta drainase di Jalan Basuki Rahmat yang tidak optimal.
Kedua, Jalan Basuki Rahmat, tepatnya di depan Bank Sinarmas. Genangan di lokasi ini dipicu kuat oleh pasang air Sungai Musi yang kerap meluap.
Ketiga, Jalan Kolonel H. Burlian, meliputi kawasan Palimo hingga Siti Fatimah. Penyebab utamanya adalah sedimentasi dan tumpukan sampah di saluran air.
Keempat, Jalan Mayor Ruslan (Kolam IBA) dan Bay Salim yang mengalami penyempitan aliran atau bottleneck akibat endapan sedimen.
Kelima, Jalan Demang Lebar Daun di sekitar RS Siti Khodijah. Selain sedimentasi pada outlet kolam retensi, wilayah ini juga terdampak pasang sungai dan keberadaan bangunan di sempadan sungai.
Keenam, kawasan Jalan Kapt. A. Rivai (Simpang 5) hingga Angkatan 45. Di sini, kapasitas saluran dinilai tidak memadai, ditambah ukuran lubang pembuangan kecil dan utilitas yang menghambat aliran air.
Ketujuh, kawasan Kambang Iwak Besak yang mengalami sedimentasi tinggi sehingga mengurangi daya tampung air.
Kedelapan, Jalan Kolonel H. Burlian di kawasan Damri. Permasalahan utama berupa sedimentasi dan sampah yang menyumbat crossdrain.
Kesembilan, cekungan di Jalan Kolonel H. Burlian (DA Km 7) yang juga dipenuhi sedimen dan sampah.
Kesepuluh, Jalan Asrama Haji yang mengalami penyempitan aliran di pintu masuk (bottleneck).
Kesebelas, Jalan R. A. Rozak, khususnya kawasan Kumbang dan sekitarnya, yang mengalami penumpukan sedimen di saluran.
Yudha menegaskan, dari 11 titik tersebut, lima di antaranya sudah mulai tertangani melalui normalisasi saluran yang dilakukan secara intensif, bahkan hingga malam hari.
Selain itu, Pemkot Palembang juga menggandeng berbagai pihak, mulai dari Balai Jalan Nasional hingga Dinas PU Pengairan Provinsi Sumatera Selatan, untuk mempercepat penanganan, termasuk penyediaan pompa air di titik rawan.
Untuk solusi jangka panjang, pemerintah menyiapkan program pengendalian banjir sistem Sungai Bendung bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII. Proyek ini mencakup normalisasi sungai, penguatan tebing, revitalisasi kolam retensi, hingga pemasangan pompa di sejumlah titik.
“Dengan langkah terpadu ini, kami optimistis genangan bisa ditekan signifikan,” kata Yudha.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1BMKG Prediksi Sumsel Akan Dilanda Hujan Besok, Palembang Berpotensi Sore dan Malam
- 2Siap-siap, Kemensos dan PT Pos Siapkan Skema Baru Penyaluran Bansos
- 3Avengers Endgame: Encore Resmi Tayang di Bioskop, Simak Perbedaannya dengan Versi 2019
- 4BMKG Prediksi 15 Daerah di Sumsel Masih Dilanda Hujan Besok Rabu 23 September 2026
- 5HP Realme 16 Pro Edisi Harry Potter Rilis di Indonesia, Cek Spesifikasi dan Harganya
- 6Ramalan Zodiak Cancer Hari Ini 23 September 2026: Jangan Terburu-buru Ambil Keputusan
- 7Cek Harga Emas Perhiasan di Palembang Selasa 22 September 2026, Naik atau Turun?
- 8Penyaluran Bansos Tahap 3 September 2026 Segera Berakhir, Cek Status Pencairanmu Segera
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








