Meski Unggul di Survei, Elektabilitas Ahmad Rizali-Shinta Paramita Masih Bisa Berubah

AKURAT.CO SUMSEL Menjelang Pilkada Kabupaten Muara Enim 2024, survei terbaru dari Indonesia Public Opinion (IPO) menunjukkan pasangan Ahmad Rizali-Shinta Paramita Sari berada di puncak elektabilitas dengan angka 34,09 persen.
Direktur IPO, Ahmad Muhaimin mengungkapkan bahwa meskipun Ahmad Rizali dan psangannya saat ini unggul, perubahan masih sangat mungkin terjadi.
"Apabila pemilihan dilaksanakan hari ini, Ahmad Rizali menempati posisi teratas dalam hal elektabilitas, baik sebagai calon individu maupun sebagai pasangan. Namun, hal ini bisa berubah tergantung dari program, kinerja, dan strategi masing-masing paslon hingga pemilihan pada 27 November 2024," jelasnya, Jumat (20/9/2024).
Mereka unggul atas pasangan Nasrun Umar - Lia Anggraini yang memperoleh 22,01 persen, dan Edison - Sumarni dengan 21,59 persen. Pasangan Ramlan Holdan - Ropi Alex Chandra menempati posisi terakhir dengan 11,12 persen, sementara 2,95 persen responden masih belum menentukan pilihan.
"Survei ini melibatkan 440 responden dengan margin of error sebesar 4,8 persen dan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen. Responden dipilih secara acak dari 22 kecamatan di Kabupaten Muara Enim dengan usia minimal 17 tahun atau sudah menikah," katanya.
Menurut Muhaimin, pendekatan survei kali ini dilakukan dengan basis Tempat Pemungutan Suara (TPS), di mana 10 responden diambil dari setiap TPS—5 laki-laki dan 5 perempuan—untuk memastikan kevalidan data.
"Kami memilih responden dari TPS karena mereka adalah pemilih yang terdaftar, berbeda dengan survei umum yang berbasis Kartu Keluarga, di mana bisa jadi beberapa sudah berpindah domisili," jelas Muhaimin.
Baca Juga: Tabrak Truk yang Sedang Menepi, Pengendara Motor di Palembang Meninggal di Tempat
Lebih lanjut, hasil survei menunjukkan bahwa alasan utama masyarakat memilih kandidat didasarkan pada kriteria kebersihan kandidat dari kasus hukum, sikap low-profile, dan kedekatan dengan rakyat.
"Warga mengharapkan pemimpin yang dekat dengan rakyat dan telah terbukti kinerjanya, baik dalam pemerintahan maupun dalam peran kepemimpinan," tambah Muhaimin.
Namun, fenomena politik uang atau money politics juga masih memiliki pengaruh di Pilkada 2024, meskipun bukan faktor dominan.
"Faktor utama yang mempengaruhi pilihan masyarakat adalah kebutuhan akan pembenahan di Kabupaten Muara Enim, yang dinilai berdasarkan program-program yang diajukan oleh para calon bupati dan wakil bupati," pungkasnya. (Ika)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini






