Sumsel

Mengantuk dan Mobil Hilang Kendali, Hantam Lapak Pedagang di 1 Ulu, Dua Anak Kecil Jadi Korban

Deni Hermawan | 28 November 2024, 18:23 WIB
Mengantuk dan Mobil Hilang Kendali, Hantam Lapak Pedagang di 1 Ulu, Dua Anak Kecil Jadi Korban

AKURAT.CO SUMSEL Diduga akibat mengantuk, mobil berwarna hitam dengan nomor polisi BG 1200 OH hilang kendali dan menghantam lapak dua pedagang yang sedang berjualan di pinggir Jalan KH Wahid Hasyim, Kelurahan 1 Ulu, Kecamatan SU 1, Palembang, Kamis (28/11/2024) siang.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.00 WIB ini mengakibatkan kerusakan parah pada warung milik Santi (64) yang menjual ayam geprek dan lapak penjual roti di lokasi kejadian. Berdasarkan pantauan media, tenda dan barang dagangan pedagang tersebut berserakan di jalan setelah dihantam mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi.

Santi, pemilik warung ayam geprek, mengungkapkan bahwa hampir seluruh barang dagangannya hancur akibat tabrakan tersebut.

"Semua barang dagangan saya hancur berantakan. Mobil itu melaju kencang, tiba-tiba menabrak warung kami," ujar Santi.

Lebih lanjut, Santi menyebutkan bahwa kedua anaknya, Ernawati (40) dan Rian (25), yang sedang berada di lokasi juga mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut.

Baca Juga: Diancam, Pria Ini Nekat tusuk Korban Pakai Pedang! Ini Motif Sebenarnya

"Kedua anak saya sudah dibawa ke rumah sakit oleh orang yang menabrak, ditemani suami saya," tambahnya.

Agus (45), seorang saksi mata, mengatakan bahwa mobil tersebut melaju dengan kecepatan tinggi saat turun dari Jembatan Ogan.

"Sekitar pukul 13.00 WIB, mobil datang dari arah stasiun kereta api menuju Simpang Jakabaring. Mobil itu terlihat ngebut, lalu hilang kendali dan menabrak kedua lapak pedagang," ungkap Agus.

Agus juga menyebutkan bahwa pengemudi mobil tersebut merupakan seorang wanita yang diduga merupakan warga keturunan Tionghoa.

"Yang mengemudi wanita. Meski ada cek-cok mulut, pengemudi langsung tanggung jawab dan membawa korban ke rumah sakit," jelas Agus.

Sementara itu, Kanit Gakum Polrestabes Palembang, Iptu AR Sikakum, mengonfirmasi bahwa pihaknya belum menerima laporan resmi terkait kecelakaan tersebut.

"Kami belum menerima laporan mengenai kecelakaan ini. Jika ada perkembangan terbaru, akan segera kami informasikan," kata Iptu Sikakum. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
H
Editor
Hermanto