Sumsel

Pemukiman Kian Padat, Pemkot Palembang Akan Normalisasi 4 Anak Sungai di Gandus

Maman Suparman | 30 Januari 2026, 20:00 WIB
Pemukiman Kian Padat, Pemkot Palembang  Akan Normalisasi 4 Anak Sungai di Gandus

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Kota Palembang berencana melakukan normalisasi empat anak Sungai Musi di wilayah Kecamatan Gandus sebagai langkah antisipasi banjir dan genangan air yang kerap terjadi saat hujan deras.

Langkah tersebut diambil seiring pesatnya pertumbuhan permukiman warga di kawasan Gandus yang dinilai berdampak pada terganggunya aliran air alami.

Camat Gandus Palembang, Jufriansyah, mengatakan kawasan Gandus saat ini mengalami tekanan lingkungan akibat kepadatan bangunan, sehingga genangan air mudah terjadi ketika curah hujan meningkat.

“Pertumbuhan pemukiman di Gandus cukup pesat. Kondisi ini membuat genangan air cepat terbentuk saat hujan, sehingga anak-anak sungai perlu dikembalikan fungsinya secara optimal,” ujar Jufriansyah, Jumat (30/1/2026).

Ia menjelaskan, normalisasi sungai menjadi salah satu upaya konkret pemerintah untuk meminimalkan titik genangan dan memperlancar sistem drainase primer di wilayah tersebut.

Baca Juga: Cara Kerja ETLE Handheld yang Incar Pelanggar Lalu Lintas di Palembang, Ini Sasarannya!

Program normalisasi tersebut akan dilaksanakan secara terkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang, dengan fokus awal pada perbaikan alur sungai yang mengalami penyempitan akibat sedimentasi dan keberadaan bangunan liar.

Empat titik yang direncanakan menjadi sasaran normalisasi meliputi anak Sungai Musi di kawasan Gandus utama, aliran sungai di sekitar Pulo Kerto, kawasan Karang Anyar, serta saluran drainase besar yang bermuara langsung ke Sungai Musi.

“Normalisasi dilakukan untuk mengembalikan fungsi aliran air alami agar mampu menampung dan mengalirkan debit air hujan dengan baik,” jelasnya.

Jufriansyah menambahkan, pelaksanaan program normalisasi ini ditargetkan mulai berjalan pada awal tahun ini dan menjadi bagian dari agenda kolaboratif pemerintah bersama masyarakat.

Program tersebut juga berangkat dari aspirasi warga yang disampaikan dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan, di mana persoalan genangan dan banjir menjadi keluhan utama.

“Ini merupakan respons atas masukan dan keluhan warga Gandus. Kami berharap dengan normalisasi sungai, risiko banjir dapat ditekan dan kualitas lingkungan permukiman menjadi lebih baik,” pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia