Sumsel

BMKG Ingatkan Musim Hujan di Sumsel Masih Panjang, Risiko Banjir dan Longsor Mengintai

Maman Suparman | 12 Januari 2026, 15:00 WIB
BMKG Ingatkan Musim Hujan di Sumsel Masih Panjang, Risiko Banjir dan Longsor Mengintai

AKURAT.CO SUMSEL Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumatera Selatan memprediksi curah hujan dengan intensitas menengah masih akan mendominasi sebagian besar wilayah Sumsel hingga April 2026.

Kondisi ini membuat masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.

Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumatera Selatan, Wandayantolis, menjelaskan bahwa pada dasarian II Januari 2026, mayoritas wilayah Sumsel berada dalam kategori curah hujan menengah dengan akumulasi antara 51 hingga 150 milimeter.

“Sebagian besar wilayah Sumatera Selatan memiliki peluang lebih dari 80 persen mengalami curah hujan menengah,” kata Wandayantolis, Senin (12/1/2026).

Meski demikian, terdapat sejumlah wilayah yang diperkirakan mengalami kondisi lebih kering.

Baca Juga: Diduga Tipu 3.500 Member Akademi Crypto, Influencer Timothy Ronald Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Beberapa daerah di Kabupaten Empat Lawang, Musi Banyuasin bagian utara, Banyuasin bagian utara, serta Ogan Komering Ilir (OKI) bagian utara diprediksi memiliki peluang lebih dari 70 persen mengalami curah hujan rendah, yakni di bawah 50 milimeter.

BMKG juga mencatat adanya peluang terbatas terjadinya hujan dengan intensitas tinggi. Wilayah Muara Enim diperkirakan memiliki peluang hingga 20 persen mengalami hujan lebat dengan curah 151 hingga 300 milimeter. Sementara itu, potensi hujan sangat tinggi di atas 300 milimeter tidak terdeteksi pada periode tersebut.

Menurut Wandayantolis, meskipun curah hujan didominasi kategori menengah, potensi cuaca ekstrem tetap perlu diantisipasi karena sejumlah wilayah masih berada dalam fase puncak musim hujan.

“Kondisi ini dapat memicu kejadian banjir, longsor, maupun angin kencang, terutama di wilayah rawan,” ujarnya.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini serta meningkatkan kesiapsiagaan, khususnya bagi warga yang bermukim di daerah rawan bencana hidrometeorologi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia