Pemkot Palembang Perketat Pengamanan BKB Usai Kasus Premanisme Juru Parkir terhadap Om Mobi

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Kota Palembang mengambil langkah tegas dengan memperketat pengamanan di kawasan wisata Benteng Kuto Besak (BKB) pasca-insiden pemalakan yang dialami konten kreator terkenal, Om Mobi, oleh seorang juru parkir liar pada Kamis, 24 Juli 2025.
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyatakan bahwa kejadian tersebut menjadi perhatian serius pemerintah kota karena mencoreng citra daerah. Ia menegaskan, pelaku telah ditangkap dalam waktu kurang dari 24 jam setelah video aksi pemalakan itu viral di media sosial.
"Pelaku sudah ditangkap dalam waktu 1×24 jam karena ini berkaitan dengan citra Kota Palembang," ujar Ratu Dewa, Senin (28/7/2025).
Pemerintah kota, kata dia, langsung memperketat pengamanan di kawasan BKB dan beberapa lokasi keramaian lainnya. Penjagaan akan dilakukan secara terpadu, termasuk dengan menyiagakan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) secara mobile.
Tak hanya itu, Pemkot Palembang juga meningkatkan sinergi dengan aparat kepolisian dan TNI guna menciptakan rasa aman bagi masyarakat dan wisatawan.
Baca Juga: Tragis! Pedagang Model Tewas Saat Ribut dengan Pria Gangguan Jiwa di Sukarami
Sebelumnya, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polrestabes Palembang AKBP Andrie Setiawan mengonfirmasi penangkapan pelaku berinisial Muhammad Zulfikar (33), yang terekam melakukan pemalakan terhadap YouTuber otomotif Om Mobi.
"Benar, anggota kami dari Unit Opsnal Ranmor dan Pidum telah mengamankan terduga Muhammad Zulfikar yang videonya viral karena melakukan aksi premanisme terhadap YouTuber Motomobi/Om Mobi," ujar Andrie.
Ia menjelaskan, insiden terjadi saat tim Om Mobi sedang mengambil gambar di sekitar area BKB. Pelaku awalnya meminta uang parkir dengan dalih untuk keamanan, namun saat ditolak, ia kembali datang dan memaksa kembali dengan cara intimidatif.
"Awalnya pelaku mengatakan uangnya sukarela. Namun saat tim masih membuat konten, pelaku datang lagi sambil bertanya ‘Belum pulang, pak?’ lalu kembali menagih uang parkir. Aksi itu terekam dalam video yang akhirnya ramai di media sosial," jelas Andrie.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa pelaku dijerat dengan dugaan tindakan premanisme dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Penyaluran Bansos Tahap 4 Oktober 2026 Segera Berakhir, Cek Tanda Bantuan Siap Cair
- 2Dokter Muda di Palembang Laporkan Dugaan Penganiayaan oleh Mertua, Leher Dicekik hingga HP Dibanting
- 3Pencairan Bansos PKH BPNT Tahap 4 Oktober 2026 Segera Berakhir, Bagaimana BLT Kesra?
- 4Hari Ini 28 Oktober 2026 Libur atau Tidak? Cek Ketentuan SKB 3 Menteri
- 5Harga Emas Perhiasan Palembang Turun Tipis Hari Ini, Cek Rincian Terbarunya
- 6Sumsel United Curi Poin di Menit Akhir, Nasuha Siapkan Evaluasi Jelang Hadapi Semen Padang
- 7PLN Palembang Jadwalkan Pemadaman Listrik 2,5 Jam Siang Ini, Cek Lokasi Terdampaknya
- 8Link dan Panduan Cek Desil Bansos Online Oktober 2026, Cukup Pakai HP Bisa dari Mana Saja
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








