Bulan Juli Pemprov Sumsel Akan Siapkan Retret Laskar Pandu Satria, Program Pembinaan Khusus untuk Remaja Bermasalah

AKURAT.CO SUMSEL Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru menyebutkan bahwa pada bulan Juli 2025 akan memulai Retret Laskar Pandu Satria.
Program ini menyasar anak-anak atau remaja yang mengalami kesulitan dalam beradaptasi di lingkungan sekolah dan masyarakat.
“Kami bersama Wakil Gubernur menyiapkan program ini sebagai bentuk pembinaan karakter anak-anak yang sulit diatasi di sekolah. Retret ini tidak hanya bersifat korektif, tetapi juga membangun mental dan spiritual peserta,” ujar Gubernur Herman Deru, Rabu (25/6/2025).
Menurut Herman Deru, pendekatan yang digunakan dalam retret ini meniru metode pelatihan TNI dan Polri, namun dikemas dengan lebih edukatif dan membangun. Para peserta akan dibimbing oleh mentor dari unsur TNI, Polri, serta tenaga pendidik profesional dari berbagai bidang.
"Tujuan utama kami adalah agar anak-anak ini bisa tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, disiplin, dan memiliki bekal moral yang kuat untuk masa depan,” jelasnya.
Baca Juga: Hotspot di Sumsel Capai 291 Titik, Puncak Kemarau Diprediksi Juli–Agustus
Retret ini tidak akan menggunakan pendekatan militeristik penuh, melainkan menggabungkan unsur pembinaan fisik, psikologis, dan spiritual. Pendekatan komprehensif ini diyakini dapat memberikan perubahan nyata terhadap sikap dan perilaku peserta.
Gubernur juga menegaskan bahwa program ini menjadi bagian dari strategi Pemprov Sumsel dalam menghadapi persoalan kenakalan remaja yang kerap mencuat, seperti tawuran antar pelajar, penggunaan narkoba, hingga tindakan kekerasan lainnya.
“Ini adalah bentuk tanggung jawab kami terhadap pembangunan sumber daya manusia. Anak-anak muda yang semula dianggap bermasalah harus diberi ruang untuk diperbaiki dan dibina, bukan disingkirkan,” tegas Herman Deru.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









