Sumsel

Jumlah Tempat Ibadah di Sumatera Selatan Terus Bertambah, Masjid Dominasi, Vihara Alami Kenaikan Signifikan di Palembang

Maman Suparman | 22 Mei 2025, 21:00 WIB
Jumlah Tempat Ibadah di Sumatera Selatan Terus Bertambah, Masjid Dominasi, Vihara Alami Kenaikan Signifikan di Palembang

SUMSEL Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan menunjukkan adanya peningkatan jumlah tempat peribadatan di seluruh kabupaten/kota di Sumsel dari tahun 2023 hingga 2024.

Masjid tetap menjadi fasilitas ibadah dengan jumlah terbanyak, sementara Palembang mencatatkan lonjakan signifikan pada jumlah Vihara.

Secara keseluruhan di Sumatera Selatan, jumlah masjid meningkat dari 9.622 unit pada 2023 menjadi 9.761 unit pada 2024. Tren serupa juga terlihat pada mushola yang bertambah dari 5.530 menjadi 5.548 unit.

Gereja Protestan mengalami peningkatan dari 640 menjadi 653 unit, dan Gereja Katolik dari 188 menjadi 212 unit. Sementara itu, jumlah Pura tetap stabil di angka 324 unit, dan Vihara bertambah dari 163 menjadi 169 unit.

Baca Juga: Kemarau Diprediksi Lebih Kering, Warga Sumsel Diimbau Waspadai Lonjakan Karhutla

Dominasi Masjid dan Mushola di Berbagai Daerah

Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mencatat 426 masjid dan 210 mushola pada 2024. Ogan Komering Ilir (OKI) memiliki 978 masjid dan 369 mushola. Muara Enim dengan 618 masjid dan 502 mushola.

Lahat dengan 584 masjid dan 146 mushola. Musi Rawas menunjukkan peningkatan jumlah masjid dari 547 menjadi 567 unit, dan mushola dari 642 menjadi 655 unit. Musi Banyuasin memiliki 979 masjid dan 1.010 mushola.

Banyuasin dengan 1.010 masjid dan 310 mushola. OKU Selatan memiliki 517 masjid dan 296 mushola. OKU Timur mencatat 1.018 masjid dan 542 mushola. Ogan Ilir dengan 515 masjid dan 130 mushola.

Empat Lawang dengan 266 masjid dan 109 mushola. PALI dengan 245 masjid dan 137 mushola. Musi Rawas Utara memiliki 162 masjid dan 65 mushola.
Palembang dan Peningkatan Vihara

Di Kota Palembang, jumlah masjid meningkat menjadi 1.214 unit pada 2024, dari 1.200 unit di 2023. Mushola juga naik menjadi 909 unit dari 900 unit.

Baca Juga: Diduga Lakukan Penipuan Saat Top Up DANA, Pria di Palembang Diamankan Warga

Yang menarik, jumlah Vihara di Palembang tetap stabil di angka 122 unit dari tahun sebelumnya, mencerminkan keragaman dan toleransi beragama di ibu kota provinsi ini.

Sementara itu, Gereja Protestan di Palembang stabil di 118 unit, dan Gereja Katolik mengalami sedikit penurunan dari 14 menjadi 12 unit.

Tren Kenaikan Minor di Kota Lain

Prabumulih mencatat 214 masjid, 14 mushola, 18 Gereja Protestan, 1 Gereja Katolik, 2 Pura, dan 3 Vihara pada 2024. Pagar Alam memiliki 226 masjid, 66 mushola, 6 Gereja Protestan, 1 Gereja Katolik, dan 1 Vihara.

Baca Juga: Antisipasi Dini Hadapi Karhutla, BPBD Sumsel Matangkan Rencana Kontinjensi 2025–2027

Lubuk Linggau dengan 222 masjid, 78 mushola, 21 Gereja Protestan, 13 Gereja Katolik, dan 6 Vihara.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia