Sumsel

Membahayakan, 9 Truk ODOL Ditindak Satlantas Muara Enim

Deni Hermawan | 17 Mei 2024, 22:26 WIB
Membahayakan, 9 Truk ODOL Ditindak Satlantas Muara Enim

 

AKURAT.CO SUMSEL Jajaran Satlantas Polres Muaraenim tindak tegas 9 truk yang over dimension over loading (ODOL) yang melintas di kota Muaraenim, Jumat,(17/5/2024).

Pantauan di lapangang,tampak beberapa sopir truk yang over dimension over loading (ODOL) mendadak cemas dan kaget saat di berhentikan dan ditindak tegas oleh Jajaran Satlantas Polres Muaraenim.

Truk  ODOL yang di tindak ini pun di kandangkan di Pos Jembatan Enim 2.

Seperti yang dikatakan oleh Kasat lantas Polres Muaraenim, AKP Suwandi, bahwa penindakan terhadap truk-truk ODOL tersebut dilakukan sesuai dengan intruksi Dirlantas.

Baca Juga: Lima Srikandi Muaraenim Berebut Rekomendasi PDI-Perjuangan untuk Pilkada 2024

"9 truk ODOL yang melintas di kawasan Muara Enim. Truk dikandangkan sehari untuk memberi efek jera agar para sopir tak mengulanginya lagi,"katanya.

Ia juga mengatakan bahwa truk yang diamankan itu berasal dari Kota Palembang dengan tujuan Kabupaten Lahat dan Muara Enim. 

"Kalau muatannya itu beragam karena itu ekspedisi. Ada yang sembako, material bangunan seperti besi dan lain-lain," terangnya. 

Dikatakan Kasatlantas, bagi truk yang ODOL diminta agar muatannya dipersilahkan untuk dibongkar, mengingat mereka adalah truk expedisi yang membawa sembako dan lain-lainnya yang merupakan pesanan orang.

Beberapa alasan para sopir yang mengangkut barang hingga over tersebut dikarenakan sebagian besar muatannya ringan.

"Tapi tetap saja itu tidak diperbolehkan lantaran membahayakan lalu lintas,makanya kita tindak tegas,dan semoga ini menjadi perhatian sopir truk-truk yang lain,"katanya.

Dirinya juga mengimbau khususnya kepada perusahaan ekspedisi di wilayah Muara Enim agar tidak lagi membawa muatan melebihi kapasitas dan dimensi.

Salah seorang sopir truk ODOL, Sahermansyah saat diwawancarai wartawan menyebut bahwa dirinya hanya pekerja yang bertugas membawa barang expedisi dari Palembang dengan tujuan kota Lahat.

“Biasanya tidak ada penyetopan,ini tadi saya kaget karena di stop polisi,ini truk expedisi punya bos saya,kalau saya cuma sopir saja,”katanya. (ika)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
A