Pj Gubernur Agus Fatoni yakin Proyek Strategis Nasional di Sumsel Berjalan Dengan Lancar

AKURAT.CO SUMSEL Pj Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Agus Fatoni, menyampaikan keyakinannya pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Sumsel akan berjalan dengan lancar.
Hal ini dingkapkannya saat secara resmi membuka acara sosialisasi PSN yang diselenggarakan oleh PT Perkebunan Nasional Group di Hotel Wyndam Jakabaring, Kamis (28/3/2024).
Dalam sambutannya, Pj Gubernur menyoroti penggabungan atau peleburan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) sebagai bentuk dukungan untuk kelancaran pelaksanaan PSN.
Dia juga menggarisbawahi pentingnya partisipasi dari para Bupati/Walikota serta kepala Bappeda dalam memahami kebijakan-kebijakan terkait PSN, dengan harapan proyek strategis nasional ini dapat berjalan dengan lancar di Sumsel.
Baca Juga: Dorong Pengembangan BUMD, Pj Gubernur Sumsel Buka Bimtek Penyusunan Renbis dan RKA BUMD
"Kami berharap proyek strategis nasional dapat terlaksana dengan baik dan dengan Sosialisasi Proyek Strategis Nasional pada PT Perkebunan Nasional Group ini dapat juga ditemukan solusi mengatasi tantangan perkebunan ke depan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa komitmen Pemprov Sumsel dalam mengelola sumber daya alam untuk kesejahteraan masyarakat dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan hidup.
Hal tersebut sesuai dengan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Peraturan Gubernur Sumatera Selatan Nomor 21 Tahun 2017 tentang Masterplan Pertumbuhan Ekonomi Hijau.
Dalam konteks kebijakan terkini, Fatoni menambahkan sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri (Mendagri) serta Peraturan Menteri Koordinator Perekonomian Nomor 9 Tahun 2022 tentang PSN bahwa terdapat poin-poin penting dalam regulasi.
Salah satunya mengenai pembebasan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) untuk proyek-proyek strategis nasional.
Lanjutnya, sosialisasi yang dilaksanakan ini sangat strategis sehingga ia meminta para peserta untuk aktif bertanya dan mendengarkan dengan seksama narasumber yang hadir, dengan harapan kebijakan yang diambil nantinya sesuai dengan dasar hukum yang ada.
“Ini sebagai upaya kita untuk mendukung semua jenis proyek strategis nasional. Tujuannya demi mewujudkan agar negara kita semakin maju dan masyarakatnya yang sejahtera,”pungkasnya.
Seperti diketahui, ada beberapa Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sumsel berkaitan dengan subsektor perkebunan. Termasuk Perda Nomor 11 Tahun 2016 Tentang Rencana Tata Ruang, Wilayah Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2016-2036, Peraturan Gubernur Nomor 21 Tahun 2017 Tentang Rencana Induk Pertumbuhan Ekonomi Hijau Provinsi Sumatera Selatan, dan Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2023 Tentang Rencana Aksi Daerah Perkembangan Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Desil 1- 4 Dapat Bansos Apa Saja September 2026? Cek Daftarnya di Sini
- 2Harga BBM Pertamina, Vivo, Shell dan BP Rabu 16 September 2026
- 3PLN Palembang Jadwalkan Pemadaman Listrik Besok Jumat 18 September 2026, Cek Daftar Wilayah Terdampak
- 4BMKG Prediksi 16 Daerah Sumsel Dilanda Hujan Besok, Sebagian Sejak Pagi Sampai Malam
- 510 Daerah di Sumsel Dilanda Hujan Sore Ini, Sebagian Disertai Petir
- 6Cek Bansos Kemensos, Bantuan Beras 30 Kg September 2026 Siap Disalurkan
- 75 Ramalan Zodiak Hari Ini: Ada Peluang Baru hingga Kabar Tak Terduga
- 8Bansos BPNT Masuk Penyaluran Tahap 3 September 2026, Cek Status Pencairannya di Sini
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









