Mengenal Pahlawan Nasional Asal Sumsel AK Gani, Selain Berprofesi Dokter Pernah Jabat Wakil Perdana Menteri

AKURAT.CO SUMSEL Setiap 10 November, negara kita tercinta memperingati Hari Pahlawan. Pemerintah juga memberikan gelar Pahlawan Nasional bagi sejumlah para pejuang kemerdekaan Indonesia.
Tercatat ada enam tokoh yang akan dianugrahkan gelar pahlawan nasional, oleh Presiden Joko Widodo, dalam peringatan Hari Pahlawan 10 November Tahun 2023.
Di Sumatera Selatan (Sumsel) sendiri, terdapat beberapa tokoh yang mendapat gelar Pahlawan Nasional.
Salah satunya adalah Mayor Jenderal TNI (Purn.) dr. Adnan Kapau Gani atau biasa disingkat A.K. Gani.
Baca Juga: Deretan Lagu Daerah Palembang, No 1 Sering Dijumpai Saat Acara Penikahan
Pahlawan Nasional Asal Sumsel ini lahir pada Tanggal 16 September 1905. A.K. Gani merupakan seorang dokter, politisi, dan tokoh militer Indonesia.
Ia bahkan pernah menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri dan juga sebagai menteri di kabinet Presiden Soekarno.
Sejak 1920-an, A.K. Gani aktif dalam kegiatan politik dan organisasi sosial. Ia bergabung dengan organisasi kedaerahan seperti Jong Sumatranen Bond dan Jong Java.
A.K. Gani menjabat sebagai seketaris bersama Muhammad Yamin pada tahun 1927-1929.
Ia bertugas di kemiliteran setelah proklamasi dan selama masa revolusi fisik. Kemudian menjabat sebagai komisaris PNI dan Residen Sumatera Selatan pada Tahun 1945.
Baca Juga: Wajib Dikunjungi Saat ke Palembang, Masjid Muhammad Cheng Ho Bernuansa Tionghoa
Di masa menjabat tersebut, ia menilai Palembang sebuah lokomotif ekonomi yang layak untuk bangsa yang baru merdeka, ia pun melakukan sejumlah kontibusi dan mengawasi perkembangan Indonesia terutama perkembangan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia atau PRRI yang sudah masuk ke Sumsel saat itu.
A.K. Gani kemudian menjabat sebagai Menteri Kemakmuran pada 2 Oktober 1946 hingga 27 Juni 1947. Kala itu, dia pun merupakan salah satu tokoh yang berperan penting dalam sidang pleno ketiga Perjanjian Linggarjati.
AK Gani juga ikut berkontribusi dalam membangun jaringan nasional perbankan serta beberapa organisasi perdagangan.
Tahun 1949, A.K. Gani ditunjuk sebagai Gubernur Militer Sumatera Selatan. Setelah itu, Ia kemudian diangkat menjadi rektor Universitas Sriwijaya di Palembang pada tahun 1954.
A.K Gani tetap aktif dan tinggal di Sumatera Selatan, hingga wafat pada tanggal 23 Desember 1968. Dia dimakamkan di Taman Pemakaman Pahlawan Siguntang di Palembang.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 9 November 2007, memberikan gelar Pahlawan Nasional Indonesia kepada A.K. Gani, sebagai penghormatan untuk jasa jasanya, berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 66/2007 TK.
Namanya juga diabadikan sebagai nama rumah sakit di Palembang, Rumah Sakit AK Gani. Selain itu, terdapat juga Museum Dr. A.K. Gani yang terletak di Kota Palembang.
Sebagai pernghormatan atas jasanya, terdapat nama jalan beberapa kota di Indonesia, kini diabadikan dengan nama A.K. Gani. [ ]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Desil 1- 4 Dapat Bansos Apa Saja September 2026? Cek Daftarnya di Sini
- 2Harga BBM Pertamina, Vivo, Shell dan BP Rabu 16 September 2026
- 3PLN Palembang Jadwalkan Pemadaman Listrik Besok Jumat 18 September 2026, Cek Daftar Wilayah Terdampak
- 4BMKG Prediksi 16 Daerah Sumsel Dilanda Hujan Besok, Sebagian Sejak Pagi Sampai Malam
- 510 Daerah di Sumsel Dilanda Hujan Sore Ini, Sebagian Disertai Petir
- 6Cek Bansos Kemensos, Bantuan Beras 30 Kg September 2026 Siap Disalurkan
- 75 Ramalan Zodiak Hari Ini: Ada Peluang Baru hingga Kabar Tak Terduga
- 8Bansos BPNT Masuk Penyaluran Tahap 3 September 2026, Cek Status Pencairannya di Sini
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







