Karhutla di Palembang Terpantau di Sukarami dan Kertapati, Ini Rincian Lokasinya

AKURAT.CO SUMSEL Kabut asap yang masih menyelimuti Kota Palembang ternyata tidak hanya berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
Sejumlah titik kebakaran di dalam wilayah Kota Palembang juga turut menyumbang asap yang mencemari udara.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palembang mencatat tiga kejadian karhutla di dalam kota pada Rabu (7/10/2026). Seluruh titik tersebut dilaporkan telah berhasil dipadamkan oleh petugas.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan yang juga menjabat Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palembang, Kemas Haikal, mengatakan petugas terus melakukan upaya pemadaman di lapangan.
“Tapi, tiga titik karhutla dalam kota ini sudah berhasil dipadamkan,” kata Kemas Haikal, dikutip Jumat (9/10/2026).
Berdasarkan data pemantauan pada 7 Oktober 2026, terdapat 66 kejadian karhutla di wilayah Sumatera Selatan. Dari jumlah tersebut, tiga titik berada di Kota Palembang, sedangkan 63 titik lainnya berada di luar wilayah kota.
“Petugas kami terus berjibaku memadamkan lahan yang terbakar,” ujarnya.
Tiga kejadian karhutla di Palembang tersebut tersebar di Kecamatan Sukarami dan Kertapati. Petugas pemadam kebakaran mengerahkan sejumlah unit dari pos berbeda untuk menangani kebakaran di masing-masing lokasi.
Berikut rincian lokasi dan waktu penanganannya:
1. Perumahan Orison View, Talang Jambe, Sukarami
Kebakaran ditangani pada pukul 09.22 hingga 10.35 WIB. Pemadaman dilakukan oleh Unit 05 Pos AAL dan Unit 01 Pos Kemuning.
2. Perumahan Putramas Residence 2, Jalan Gotong Royong, Talang Jambe, Sukarami
Petugas melakukan pemadaman pada pukul 13.22 hingga 14.12 WIB dengan mengerahkan Unit 05 Pos Alang-Alang Lebar.
3. Jalan Mayor Jenderal Satibi Darwis, Karya Jaya, Kertapati
Penanganan berlangsung pada pukul 13.34 hingga 16.35 WIB. Petugas mengerahkan Unit 20 dan P2 Pos Gandus serta Unit 23 Pos Kertapati.
Keberhasilan pemadaman di tiga lokasi tersebut menjadi bagian dari upaya penanganan karhutla di tengah kondisi kabut asap yang masih mengganggu aktivitas masyarakat Palembang.
Pemkot Palembang Dorong Penindakan Pelaku Pembakaran
Selain melakukan pemadaman, Pemerintah Kota Palembang juga menyoroti dugaan pembakaran lahan secara sengaja yang dapat memicu karhutla.
Sebelumnya, Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyatakan akan mendorong aparat penegak hukum untuk menindak pelaku pembakaran lahan di wilayah setempat.
Pada 1 Oktober 2026, Ratu Dewa mengatakan laporan mengenai dugaan unsur kesengajaan dalam pembakaran lahan telah diterima dan meminta agar kasus tersebut diproses oleh aparat kepolisian.
“Laporan yang sudah diterima, orang yang ada unsur kesengajaan membakar ini ditangkap dan diproses oleh pihak Polrestabes Palembang,” ujarnya.
Upaya pemadaman dan penegakan hukum tersebut diharapkan dapat membantu menekan kejadian karhutla, terutama ketika kabut asap masih menjadi persoalan di Palembang dan sejumlah wilayah lain di Sumatera Selatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Motorola Moto G37, Moto G77 Power dan Moto G67 Resmi Rilis di Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harganya
- 2Bansos PKH BPNT Tahap 4 Cair Mulai Oktober 2026, Cek Namamu Terdaftar atau Tidak di Sini
- 3Daftar 18 Perusahaan Penyumbang Hotspot Karhula di Palembang Versi Walhi
- 4Ramalan Zodiak Hari Ini 9 Oktober 2026, 5 Zodiak Ini Punya Peluang Baik dalam Karier dan Asmara
- 522 Ribu Lebih Hotspot di Lahan Konsensi, 12 Perusahaan di Sumsel Disegel
- 6Ramalan Zodiak Libra Hari Ini 6 Oktober 2026: Karier Makin Disorot, Keuangan Jangan Impulsif
- 7Naik Tipis, Berikut Harga Emas Perhiasan Palembang Selasa 6 Oktober 2026
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 7 Oktober 2026, Ada yang Berpeluang Hoki
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








