5 Jam Tangan Termahal di Dunia, yang Terakhir Bikin Jiwa Miskin Memberontak

AKURAT.CO SUMSEL Meski pada dasarnya jam tangan memiliki fungsi yang sama, yaitu menunjukkan waktu, ada yang menjadikannya lebih dari sekadar penunjuk waktu.
Bagi banyak kolektor dan penggemar, jam tangan juga merupakan aset berharga dan simbol status. Apa yang membuat jam tangan ini begitu mahal? Faktor-faktor seperti bahan, kerumitan mekanisme, dan kelangkaannya memainkan peran penting.
Berikut adalah lima jam tangan mekanik paling mahal di dunia yang harganya fantastis:
1. The Breguet Marie Antoinette
Jam tangan ini adalah salah satu karya terbaik dari Breguet, sebuah merek yang sudah lama dikenal dengan keahliannya dalam membuat jam tangan mewah.
The Breguet Marie Antoinette memerlukan waktu 44 tahun untuk diselesaikan, menonjolkan tingkat kerumitan dan keahlian tinggi dalam pembuatannya.
Dilengkapi dengan fitur-fitur canggih seperti pengulang menit, kalender abadi, indikator cadangan daya, termometer bimetal, dan penunjuk persamaan waktu, jam tangan ini adalah mahakarya yang terhenti pembuatannya karena kematian Marie Antoinette pada 16 Oktober 1793. Satu unit jam tangan ini diperkirakan bernilai sekitar Rp131 miliar.
2. Jacob & Co. Billionaire Watch
Jacob & Co. Billionaire Watch benar-benar mencerminkan namanya. Dihiasi dengan 260 karat berlian zamrud, jam tangan ini menampilkan kemewahan luar biasa dengan desain yang sangat kompleks.
Jam tangan perak ini adalah simbol kemewahan yang cocok untuk para miliarder. Harganya? Sebuah angka fantastis sebesar 18 juta dolar AS, atau sekitar Rp272,98 miliar.
Baca Juga: Ternyata Vitamin C Tidak Cukup! Berikut langkah Efektif Merawat Kulit Terlihat Cerah
3. Jaeger-LeCoultre Joaillerie 101 Manchette
Menempati posisi ketiga dalam daftar ini, Jaeger-LeCoultre Joaillerie 101 Manchette adalah jam tangan yang sangat istimewa.
Dihadiahi kepada Ratu Elizabeth II untuk memperingati enam puluh tahun masa pemerintahannya, jam tangan ini memiliki desain tautan yang indah dihiasi berlian dan dilengkapi dengan mesin jam miniatur kaliber 101.
Dibuat pada tahun 2012 dari emas putih, harganya mencapai $26 juta, atau sekitar Rp406,9 miliar.
4. Patek Philippe Grandmaster Chime 'Only One' 2019
Jam tangan ini adalah salah satu kreasi paling rumit dari Patek Philippe, menampilkan 20 komplikasi termasuk lima mode dentingan.
Dikenal sebagai Patek Philippe Grandmaster Chime 'Only One' 2019 (ref. 6300A-010), jam tangan ini adalah satu-satunya yang terbuat dari stainless steel, dengan tulisan "Only One" yang terukir pada dial-nya.
Harganya mencapai 31 juta dolar AS, atau sekitar Rp444,846 miliar.
5. Graff Diamonds Hallucination
Duduk di puncak daftar ini adalah Graff Diamonds Hallucination. Karya masterpiece ini terbuat dari 110 karat berlian berwarna-warni yang dipasang pada gelang platinum.
Jam tangan ini tidak hanya indah tetapi juga sangat langka, dihargai sebesar 55 juta dolar AS, atau sekitar Rp834,13 miliar.
Kelima jam tangan ini adalah contoh bagaimana kerumitan mekanisme, bahan-bahan mewah, dan kelangkaan dapat menjadikan sebuah jam tangan sebagai barang koleksi berharga dengan nilai yang luar biasa. (MG/CC Karisa)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1BMKG Prediksi 12 Daerah Sumsel Akan Dilanda Hujan Besok, Cek Daftar Wilayahnya
- 2Cek Bansos Kemensos September 2026, BPNT Rp600 000 Siap Cair
- 3Ramai Isu Gempa Megathrust Ancam Indonesia, Apa Saja yang Harus Disiapkan?
- 47 Daerah Sumsel Berstatus Awas Kekeringan, Palembang dan Prabumulih Siaga
- 55 Ramalan Zodiak Hari Ini yang Diprediksi Bersedih, Ada yang Sulit Melupakan Masa Lalu
- 6Harga iPhone Lama Usai iPhone 18 Pro Meluncur, Naik hingga Rp3 Jutaan per Produk
- 7Profil dan Rekam Jejak Suahazil Nazara, Menteri Keuangan Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa
- 8PLN Jadwalkan Pemeliharaan Listrik di Palembang, Cek Wilayah dan Jamnya
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu





