Sumsel

Pamit Ambil Antrean RS, Lansia di Palembang Hilang, Ponsel Terdeteksi di Banyuasin

Maman Suparman | 16 Januari 2026, 16:00 WIB
Pamit Ambil Antrean RS, Lansia di Palembang Hilang, Ponsel Terdeteksi di Banyuasin

AKURAT.CO SUMSEL Kabar mengejutkan datang dari seorang pensiunan pendidik di Palembang, Dra. Christina S (66). Warga Jalan Tri Barata, Kecamatan Kemuning ini dilaporkan hilang secara misterius sejak Rabu (14/1/2026) pagi, usai pamit mengambil nomor antrean berobat di RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang.

Pihak keluarga yang cemas kini telah resmi melapor ke SPKT Polda Sumsel setelah upaya pencarian mandiri belum membuahkan hasil.

Misteri hilangnya korban mulai terendus saat cucu korban mengantarkan sarapan nasi kuning ke rumahnya sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, kondisi rumah sepi dan kendaraan korban tidak ada di tempat. Curiga karena telepon dan pesan singkat tak kunjung dibalas, keluarga akhirnya melakukan pengecekan paksa.

"Nasi kuning yang awalnya digantung di pintu rolling door, ditemukan sudah tergeletak di rak sepatu, tapi orangnya tidak ada. Biasanya kalau nasi sudah diterima, beliau pasti mengabari," ungkap Rinto, perwakilan keluarga korban, Jumat (16/1/2026).

Baca Juga: Setelah Tiga Hari Pencarian, Bocah 3 Tahun yang Hanyut di Sungai Lematang Ditemukan Meninggal Dunia

Setelah pintu rumah dibuka paksa, keluarga mendapati baju-baju korban masih tersusun rapi, namun keberadaan Christina dan kendaraannya masih menjadi tanda tanya besar.

Upaya pelacakan digital yang dilakukan keluarga memberikan petunjuk baru. Berdasarkan koordinat terakhir, ponsel milik Christina sempat terdeteksi berada di kawasan Kenten Laut, Kabupaten Banyuasin, jauh dari kediaman maupun rumah sakit tempatnya mengambil antrean.

"Posisi terakhir kalau dari tracking ponsel, korban berada di daerah Banyuasin," tambah Rinto.

Padahal, berdasarkan rencana awal, korban dijadwalkan akan berangkat ke Bangka bersama tim bunga dari Gereja Santo Yoseph pada dini hari setelah kejadian.

Hingga saat ini, pihak keluarga masih terus memantau perkembangan dari pihak kepolisian. Mereka berharap laporan ke Polda Sumsel dapat segera ditindaklanjuti untuk melacak keberadaan korban sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Harapan kami hanya satu, Bude bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat dan sehat," pungkasnya.

Bagi masyarakat yang melihat atau memiliki informasi terkait keberadaan Dra. Christina S, diharapkan dapat segera menghubungi pihak kepolisian terdekat atau keluarga di kawasan KM 5 Palembang. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia